by

Wasit Sepak Takraw Keluhkan Penerangan Lapangan yang tidak Memadai

KOLAKA,TOPIKSULTRA.COM—Wasit sepak takraw mengeluhkan kondisi penerangan lapangan yang tidak memadai. Ketua pertandingan, Firman Kasim mengaku kecewa karena kurangnya respon panitia lokal terhadap kondisi penerangan lapangan sepak takraw. Padahal kondisi ini sudah disampaikan berulangkali agar menjadi perhatian, namun tak ada upaya perbaikan.

“Terus terang kami  kecewa dengan kondisi penerangan,” kata Firman Kasim kepada awak media, jumat malam (7/12/2018), di arena takraw.

Sebenarnya, tambah Firman, pertandingan tidak memungkinkan digelar malam hari dengan kondisi penerangan yang tidak terang  bahkan silau. Namun, pihaknya terpaksa memaksakan karena pertandingan sudah sangat molor.

“Hari ini saja ada 8 pertandingan yang molor, belum yang kemarin,” ungkapnya.

Firman memastikan hingga berakhirnya penutupan tanggal 14 Desember 2018, pertandingan cabang olahraga sepak takraw tidak akan tuntas dipertandingkan.

“Mestinya dihari ketiga sudah masuk 8 besar pertandingan, tapi karena penerangan yang tidak mendukung, jadi molor,” katanya.

Selain persoalan penerangan yang membuat molor pertandingan, salah satu lapangan pada jumat sore (7/12) tidak bisa digunakan bertanding karena karpet lapangan basah akibat rembesan air hujan. Kondisi ini membuat wasit terpaksa turun tangan sendiri mengepel lantai yang kotor dan basah.

Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan dari penanggung jawab lapangan sepak takraw terkait kondisi lampu. Namun, dari postingan grup WhatsApp Media Center Porprov XIII, salah seorang bernama Sanggoleo memberi tanggapan.

Begini tanggapannya, “Terkait lampu, dibutuhkan upaya memindahkan jaringan dari lapangan tenismeja ke jaringan yang dayanya lebih besar. Karena jaringan yang ada di gedung lapangan tenis meja tidak mampu mengangkat daya bila dipasangkan lagi tambahan di lapangan takraw.

Bagaimana tanggapan pembaca, apakah yang dibutuhkan retorika atau tindakan nyata?(Azhar)

banner 720x250

Comment