by

Mendagri: Berbahaya, Berita Hoax Surat Suara 7 Kontainer Racun Demokrasi

JAKARTA, TOPIKSULTRA.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan keprihatinannya atas munculnya berita hoax yang mengabarkan adanya 7 kontainer dari China yang berisi surat suara yang telah dicoblos untuk pasangan calon presiden nomor urut 1.

Menurutnya, berita tersebut sangat berbahaya dan merupakan racun demokrasi. Berita hoax tersebut beredar berantai di media sosial dan berbagai grup WA, yang setelah dicek oleh KPU dan Bawaslu seluruhnya tidak benar.

Tjahjo juga sangat prihatin dengan munculnya isu sebelumnya, angka 31 juta DPT tambahan yang dimasukkan dalam DPT Pemilu 2019.

“Jelas ini berita fitnah, berita yang mengumbar rasa cemas bermusuhan,” kata Tjahjo melalui rilis yang disebarkan secara luas (3-1-2019).

Praktik penyebar isu-isu bohong dan tidak bertanggung jawab dapat membahayakan serta menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara Pemilu, Pemerintah, peserta Pemilu sendiri dan pihak terkait lainnya.

“Sejak awal Pemilu ini dijaga agar konsisten menjaga profesionalisme dan integritasnya, jangan dirusak,” ujarnya.

Tjahyo menegaskan, berita hoax, fitnah, ujaran kebencian dan politisasi SARA sudah pada tahap yang tidak bisa ditolerir lagi, apalagi sudah merusak proses konsolidasi demokrasi, yaitu Pemilu langsung yang nantinya digelar di 17 April 2019 yang tahapan-tahapannya dan prosesnya sudah berjalan transparan dan demokratis.

Mendagri mengajak semua pihak untuk bergerak menolak dan melawan dari racun demokrasi tersebut.

“Mari kita bergerak untuk melawan dan melaporkan kepada aparat Kepolisian, jika kita menerima berita-berita hoax, fitnah, berujar kebencian yang merupakan racun demokrasi dan sudah membahayakan Persatuan dan Kesatuan Bangsa,” katanya.

Sumber : Rilis Kemendagri dan disebarluaskan SMSI
Editor : Hendriansyah

Comment

Topik Hari Ini