by

Besi Smelter PT SSU Dijual Kiloan

BOMBANA, TOPIKSULTRA.COM – Dugaan penjualan besi bahan pembangunan smelter PT Surya Saga Utama (SSU) di Lampangi Jaya, Desa Tedubara, Kecamatan Kabaena Utara, oleh pihak internal perusahaan dengan mengatasnamakan investor melalui surat kuasa direksi perusahaan, akhirnya membuat Kasra J. Munara selaku Direktur angkat bicara.

Kata dia, penjualan besi smelter itu dilakukan oleh pihak internal perusahaan dengan mengatasnamakan investor melalui surat kuasa direksi.

“Direksi tersebut adalah Warga Negara Asing (WNA), sebagai Projek Manager PT SSU,” ucapnya, Senin (8/7).

Mengenai penjualan tersebut, Kasra menepik jika ada tuduhan terhadap dirinya melakukan pembiaran, itu tidak benar.

“Saya sudah ingatkan ke pihak yang mengaku direksi perusahaan untuk tidak melakukan penjualan besi-besi bahan smelter itu, karena ini bertentangan dengan regulasi. Dan benar, memang alat smelter ini masuk dengan pembebasan pajak, jadi harus bayar pajak impor dan pajak penjualan dalam negeri kalau harus dijual sebagai besi bekas.” urainya.

Apalagi lanjut Kasra, ada salah satu pihak berupaya untuk menghidupkan kembali pengoperasian perusahaan yang sudah vakum sejak 2018 lalu.

“Sudah ada salah satu pihak yang sudah membuat MoU untuk take over PT SSU,” tambahnya.

Kasra juga menjelaskan, perihal beredarnya kabar pergantian dirinya atas jabatan sebagai direksi PT SSU, Kasra mengaku telah melihat surat yang beredar tersebut dari beberapa orang yang mengirimkan, bahkan surat itu beredar di grup Whatsapp KNPI Bombana.

Kendatipun demikian luasnya telah tersebar, dirinya menilai terdapat beberapa keganjalan pada surat tersebut. Ia menduga, surat tersebut palsu yang dibuat untuk menyingkirkan dirinya dari perusahaan tersebut.

“Bisa jadi ada unsur pemalsuan dokumen di surat itu dan ini sudah saya laporkan kepada yang berwajib, saya duga memang ada pihak internal yang ingin menyingkirkan saya karena saya menghalang-halangi penjualan besi yang melanggar aturan itu,” jelasnya.

PT SSU adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang usaha pertambangan dan pemurnian bijih nikel menjadi feronikel (smelter), sempat menjadi salah satu proyek kebanggaan di Sultra khususnya di Bombana karena diincar investor dengan nilai investasi puluhan triliun rupiah.

Laporan : Refli

banner 658x524

Comment