by

Berkah Operasi Patuh Anoa di Kendari, Ojol Panen Penumpang

KENDARI, TOPIKSULTRA.COM – Operasi Patuh Anoa 2019 yang dilaksanakan Polri selama 14 hari, dari tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019, rupanya mendatangkan berkah bagi penyedia jasa Ojek Online (Ojol) di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Hal ini disampaikan oleh salah satu driver Goride, penyedia jasa angkutan penumpang pada aplikasi Gojek, Rahmat Haidir. Kepada topiksultra.com menuturkan, sebelum dilaksanakan Operasi Patuh penghasilannya maksimal per hari kurang lebih Rp 100 ribu, khusus pengantaran penumpang, sisanya dari jasa orderan makanan (GoFood).

“Kalau dari pagi sampai malam kami bisa mendapatkan orderan hingga diatas 20 penumpang, khusus masa swiping ini,” ucapnya (4/9).

Rahmat mengungkapkan penghasilannya hanya antar penumpang saja meningkat hingga kurang lebih Rp 250 ribu perhari, mulai mengantar dari pukul 06:00 Wita sampai sore pukul 19:00 Wita.

“Itu diluar bonus harian dari aplikasi yang akan kami terima setiap bulan, dan pengguna GoFood,” tambahnya.

Mantan kariawan perusahaan ternama, distributor sparepart kendaraan ini menambahkan, hal yang sama juga dirasakan rekan rekannya di Gojek, karena tingginya orderan penumpang mereka kadang kewalahan mengantar penumpang.

“Alhamdullah mas, ini karena penumpang katanya takut kena tilang karena tidak memiliki sim dan kendaraan mereka tidak lengkap,” urainya.

Sepanjang Operasi Patuh Anoa 2019, Kepala Satuan Lalu Lintas, Polres Kendari, Akp Adry Setiawan mengatakan, pelanggaran yang didominasi para pengguna jalan yang terjaring diantaranya, melawan arus lalu lintas, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helem, tidak melengkapi surat surat kendaraan dan tidak memiliki Surat Izin Mengendara (SIM) cukup tinggi.

“Hanya beberapa hari operasi kita sudah menjaring hingga ratusan pengguna kendaraan, dan langsung diberikan tindakan tilang,” ujarnya kepada topiksultra.com beberapa waktu lalu saat berbincang di Pos Lantas simpang empat MTQ Kota Kendari.

“Adanya operasi patuh ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Kendari, dikarenakan kelalaian para pengendaran,” tambahnya, (Hendri)

Comment