by

Bawaslu Bombana Launching Desa Sadar Pengawasan dan Anti Money Politik

BOMBANA,TOPIKSULTRA.COM-Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bombana Resmi melaunching Desa Lantawonua, Kabupaten Bombana sebagai wilayah pembinaan pengawasan Pemilu Desa sadar pengawasan, dan anti money politik.

Launching tersebut ditandai dengan pemotongan pita, yang dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara, Bahari, didampingi Ketua Bawaslu Bombana, Hasdin Nompo, Camat Rumbia, Kepala Desa Lantawonua , Bhabinkamtibmas, Babinsa dan disaksikan seluruh tamu undangan, dihalaman Kantor Desa Lantawonua Senin (2/12/19).

Dalam sambutanya, Komisioner Bawaslu Sultra, Bahari menuturkan, bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang dilakukan secara nasional diseluruh Kabupaten Kota se Indonesia.

“Dan kita di sultra 17 kabupaten kota, juga melakukan ini, Bombana ini yang ketiga setelah di Kolaka dan Kota Kendari,” ungkapnya.

Hal itu menurutnya, bagian dari kerja Bawaslu disetiap daerah, untuk mengawasi proses pemilu yang tidak hanya pada saat penyelenggaraan pemilu saja, serta sebagi upaya pencegahan dini terjadinya politik uang (money politik).

“Anggapan bahwa kerja Bawaslu setelah pemilu itu suda tidak ada itu salah, kami ini jauh sebelum itu, kita suda harus sudah melakukan pengawasan pra-pemilu,” urainya.

Bahari juga berharap dengan ditunjuknya lantawonua sebagai lokasi desa sadar Binaan Bawaslu Bombana, dapat menjadi corong informasi ke desa lain dalam mewujudkan pemilu yang bersih.

“Kami himbau seluru stakeholder kita diseluruh wilayah untuk tetap bekerja di instrumen masing masing,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Bombana, Hasdin Nompo mengungkapkan, bahwa dibentuknya Desa Binaan di Bombana ini bertujuan memberikan edukasi untuk meminimalisir politik uang di desa.

“Sebab didesa kerap dijadikan sasaran tim sukses, opini yang sering saya dengar di desa itu sunyi senyap tapi terbagi,” kata Hasdin.

Olehnya itu Hasdin Nompo berharap agar seluruh pihak dapat bekerja sama membantu pihaknya dalam mewujudkan pemilu yang adil.

“Bawaslu bersama rakyat awasi pemilu, dan bersama rakyat Bawaslu tegakkan keadilan pemilu,” tambahnya.

Laporan: Refli

Comment