by

Anggota DPRD Sultra: Tambang Penyebab Banjir Konut

KENDARI, TOPIKSULTRA.COM — Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara, Sudirman menilai penyebab banjir yang kembali terulang di Konawe Utara dan merendam pemukiman huntara korban banjir di Desa Puusali, akibat aktivitas tambang yang tidak terkendali.

“Apapun alasannya disini ada tambang yang menyebabkan banjir,” kata Sudirman, di kantornya,Kamis 27/02/2020.

banner 720x527

Untuk mencegah terjadinya banjir di kemudian hari, kata legislator PKS ini , Dinas ESDM harus mengecek kembali izin-izin tambang yang diberikan. Selain itu, Dinas Lingkungan dan Kehutanan juga harus turun langsung mencegah terjadinya banjir.
“ESDM dan Dinas Lingkungan Hidup yang paling bertanggujawab atas terjadinya banjir,” kesal Sudirman.

Menurutnya, selama ini aktivitas penambangan dilakukan sejumlah perusahaan secara besar-besaran, tanpa diikuti reklamasi yang menyebabkan gundulnya hutan, sehingga fungsi hutan tidak mampu lagi menyerap air, sehingga longsor dari pegunungan turun kesungai. Sementara ketika hujan turun, sungai yang juga mengalami pendangkalan, tidak mampu lagi menampung air hujan, sehingga meluap ke pemukiman.
“Pada dasarnya kami mendukung investasi pertambangan, tapi dengan mengikuti kaedah-kaedah pertambangan yang benar, ” katanya.

Imenk berharap, investasi pertambangan benar-bebar bisa mensejahterakan masyarakat bukan mengsengsarakan rakyat.

Imenk mengingatkan, peraturan Pemerintah ESDM Nomor 26 tahun 2018 wajib hukumnya perusahaan tambang melakukan reklamasi. “Tapi semuanya hanyalah aturan tanpa pelaksanaan,” sindirnya.

Laporan: Faisal Hasan

banner 696x414

Comment

Topik Hari Ini