by

Silaturahmi dengan Warga Muna, Rajiun Ingatkan Berpolitik Santun

MUNA BARAT, TOPIKSULTRA.COM — Bakal Calon Bupati Muna, LM Rajiun Tumada mengingatkan kepada masyarakat Muna agar selalu mengedepankan sopan santun dalam berpolitik. Hal itu disampaikan Rajiun pada acara silaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Palangga di Kelurahan Duruka Kabupaten Muna, pada hari Senin sore 11 Februari 2020.

Menurut Rajiun, saat ini yang dibutuhkan adalah pertarungan ide dan gagasan dalam membangun Muna, sehingga kedepan Muna dapat maju dan melampaui daerah-daerah seusianya di Sulawei Tenggara.

banner 720x527

“Bukan dengan cara-cara tidak sopan, apa lagi menciptakan bibit konflik dimasyarakat,” ucapnya.

Momen pertarungan ide tersebut tentu beberpa tahapan misalnya tahapan debat antar kandidat. Disitulah nanti masyarakat Muna akan menilai apakah akan mempertahankan rasa yang lama atau mau ganti rasa.

“Kan saudara Saudara sudah merasakan racian setiap bupati sejak Dr. Baharuddi , Rusman Emba, dan tak ada salahnya jika ingin merasakan racikan Rajiun Tumada dalam menyuguhkan program untuk Muna Maju 2020,” jelas Bupati Muna Barat ini.

Rajiun berjanji jika dalam dalam waktu 3 tahun tak dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Muna dia siap melepas jabatan sebagai wujud pertanggungjawaban seorang pemimpin yang tak mampu mengurus wilayahnya.

Dalam silaturhami itu pula Rajiun menyampaikan bahwa banyak program program pro rakyat yang akan dilaksanakan jika nantinya ia terpilih menjadi Bupati Muna diantaranya seragam sekolah gratis, kartu nikah gratis, honor para imam masjid/modhin, pendeta dan pemuka agama lainnya dan masih banyak lagi program lain yang akan diluncurkan.

“Tapi satu satu saya sebutkan jangan sampai dicontoh lagi katanya dan disambut tawa para masyarakat yang hadir,” tuturnya dihadapan masyarakat Palangga.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Wilayah Pemekaran Muna Tahun 2014 itu juga menyinggung kebijakan pembangunan Pemerintah Muna yang dilakukan pada akhir tahun masa jabatan. Kata dia, untuk menjabawa keluhan masyarakat Muna perlu pemimpin yang serius dan fokus dalam membangun.

“Jika ingin membangun Muna harus sepenuh hati jangan setengah setengah, misalnya pengaspalan jalan dilakukan hanya pada saat tahun tahun terakhir masa jabatan sedangkan volume jalan yang mesti diaspal masih begitu panjang. Itu artinya hanya pancingan menurutnya,” ungkapnya.

Laporan: La Ode Pialo

banner 696x414

Comment

Topik Hari Ini