by

Pantau Harga Sembako, Kapolsek Tomia: Jangan Lagi Buat Pernyataan Meresahkan

WAKATOBI, TOPIKSULTRA.COM – Polsek Tomia, Danramil bersama Pemerintah Kecamatan Tomia melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok, di sejumlah kios dan toko memastikan kestabilan dan stok bahan pangan.

Kapolsek Tomia, IPDA Ahmad Rifai mengatakan suasana darurat nasional penanganan Virus Covid-19 ketersedian dan stabilitas harga sembako menjadi perhatian khusus, masa darurat juga dihimbau agar tidak ada yang membuat pernyataan berpotensi meresahkan masyarakat terutama terkait harga sembako.

banner 720x527

“Isu sembako kami sudah pantau dan saat ini semua terkontrol aman, tidak ada kelonjakan seperti yang disampaikan oleh pihak tetentu. Karena itu meresahkan,” ucap Rifai kepada topiksultra.com melalui dambungan telephone (27/3).

Polsek Tomia juga telah memastikan ketersedian sembako, melalui hasil wawancara dengan pedangan stok masih tersedia hingga beberapa bulan kedepan. Pedagang juga kata Rifai tidak akan menaikan harga sepanjang harga dari agen tidak naik.

“Menurut pedagang tidak ada kenaikan harga kecuali dari Baubau tidak dinaikkan, kemudian saat ini harga beras dari pantauan kami pada hari Jumat 27 Maret 2020 untuk yang karung 50 Kilogram dijual Rp 590.000, kemudian 25 Kilogram Rp 310.000 dan yang 10 Kg Rp 135.00. Harga ini normal jadi tidak ada kenaikan,” urai Ahmad Rifai lagi.

Di samping itu. Polsek Tomia juga menghimbau masyarakat untuk menerapkan social distancing, menjaga jarak antara manusia kemudian menghindari perkumpulan massa untuk memutuskan rantai penyebaran virus corona.

“Kita jangan main main dengan virus ini. Jangan abaikan himbauan pemerintah, kemudian kami juga tegaskan akan menindak siapapun yang bertindak membuat keresahan seperti menyebarkan berita hoax tentang virus corona ini,” terangnya.

Laporan :Hendriansyah

Comment

Topik Hari Ini