by

Pasien Diduga Terpapar Virus Covid-19 di RSUD Bombana Kabur dari Ruang Isolasi

-Berita, Bombana-2,945 views

BOMBANA, TOPIKSUKTRA.COM — Setelah berhasil kabur dari ruangan isolasi Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Bombana, pasien yang di duga tersuspect Covid-19 asal Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana rencananya akan kembali dijemput di kediamanya pada, Rabu(18/3/2020) oleh pihak RSUD setempat.

Dari informasi yang di himpun media ini, sebelumnya RSUD setempat menerima seorang pasien asal Kecamatan Rarowatu, dengan keluhan demam, sesak nafas sepulangnya dari berlibur di kota Bali. Sehingga pihak RSUD setempat membawanya ke ruang isolasi guna pemeriksaan lebih lanjut. Namun di duga karena tak nyaman di ruang isolasi, pasien tersebut melarikan diri.

banner 720x527

Pantauan TopikSultra.com, pasien tersebut masih dalam penjemputan pihak RSUD setempat yang saat ini sudah ditunggu oleh petugas rumah sakit yang menggunakan seragam antistatic(Anti virus) lengkap dan di pantau langsung oleh Bupati Bombana, Tafdil dan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Andi Nirwana.

Tafdil mengatakan bahwa menyikapi pasien yang kabur tersebut janganlah terlalu berlebihan. Apalagi tidak ada riwayat resmi bahwa pasien tersebut positif terjangkit wabah tersebut.

“Ini hanya dugaan, setelah melihat gejalanya. semua ini masi dalam status orang dalam pengawasan(ODP). Jangan langsung di vonis. Pelu di identifikasi, apalagi kalau gejalanya hanya flu biasa,” Kata Tafdil.

Menyikapi itu, kata Tafdil, Ia sudah meminnta kepada Direktu RRUD setempat untuk menyediakan ruang ODP khusus. agar pasien yang memeliki gejala mirip Covid 19 ditempatkan terpisah agar tidak bercampur dengan pasien lainya.

“Kalau ada gejala segera periksakan. Tidak usah panik, tenang saja namun jangan terlalu berinteraksi terlalu luas, tetap jaga jaga jarak,” ujarnya.

Sementara itu hal Senada juga di sampaikan Andi Nirwana agar masyarakat sulawesi tenggara, khususnya bombana, jika ada gejal gejala yang mirip corona agar dengan kesadaran diri sendiri untuk memeriksakannya ke Rumah sakit.

“Jika memang ada indikasi marilah kita dengan sendiri menjaga jarak, dan mengikuti prosedur pihak rumah sakit untuk memutus mata rantai virus tersebut,” ucapnya.

Hingga berita ini di rilis, pasien tersebut masih dalam penjemputan.

Laporan: Refli

banner 696x414

Comment

Topik Hari Ini