by

Siswa BLK Kendari Produksi 10.000 Masker Gratis, Ali Mazi: Kita Butuh Dukungan Lawan Corona

KENDARI, TOPIKSULTRA.COM — Balai Latihan Kerja (BLK) UPTP Kendari, siswa dan instruktur jurusan menjahit BLK UPTD Kolaka, siswa dan instruktur jurusan menjahit BLK UPTD Konawe Selatan serta siswa dan instruktur jurusan menjahit BLK Komunitas Minhajut Thulab Andoolo Konawe Selatan, saling bersinergi memproduksi massal masker untuk dibagikan gratis.

“Siswa, alumni, dan instruktur jurusan menjahit kita libatkan untuk memproduksi 10.000 masker yang akan dibagikan gratis,” ucap Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu, Minggu (22/3).

Produksi massal masker itu ditujukan untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19 di wilayah Sulawesi Tenggara, diketahui masker merupakan salah satu pelindung yang paling dicari masyararakat ditengah mewabahnya Corona.

Menurut La Ode Haji Polondu ditergetkan penyelesaian produksi masker itu selama lima hari, ini juga dilakukan untuk meringankan beban masyarakat dengan naiknya harga masker dipasaran.

“Dalam sehari kita bisa produksi sebayak 1.000 lembar,” tambahnya.

Kepala BLK Kendari, DR. La Ode Haji Polondu

Pembagian masker nantinya akan berkoordinasi dengan Guburnur Sultra dan Wali Kota Kendari, yang diutamakan menyasar tempat-tempat umum, mulai dari pasar-pasar yang ada di Kota Kendari.

“Terminal dan pelabuhan juga nanti kita sasar, pembagian masker ini kita lakukan sesuai arahan Ibu Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah,” tambahnya.

Di tempat berbeda Gubernur Sultra, Ali Mazi mengapresiasi tindakan BLK se Sultra menurutnya melawan Virus Covid-19 butuh dukungan semua pihak, mengingat situasi darurat nasional rumah sakit, dokter dan peralatan kesehatan tidak cukup melawan corona.

“Kita mengapresiasi BLK, kita butuh dukungan melawan virus ini,” jelasnya saat menggelar konfrensi pers di Rujab Gubernur Sultra, Senin 22 Maret 2020.

Gubernur Sultra dua periode ini menambahkan, disaat masker mulai sulit ditemukan BLK menginisiasi mencetak 10.000 masker gratis, dia mengharapkan lembaga lain bisa berinovasi saling membahu menciptakan pencegah Covid-19.

“Kalau semua lembaga berkontribusi kita bisa lawan bersama,” tambahnya.

Laporan: Hendriansyah

Comment

Topik Hari Ini