by

Ketua DPRD Sultra Imbau Pemerintah Isolasi Gabah Tidak Keluar Daerah

KENDARI, TOPIKSULTRA.COM — Pandemi COVID-19 yang berkepanjangan sangat penting untuk menjaga stok pangan, khususnya beras sebagai kebutuhan pokok. Karena itu, Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, H.Abdurrahman Shaleh, mengimbau pemerintah provinsi dan kabupaten / kota agar mengisolasi gabah padi hasil panen sehingga tidak diantarpulaukan atau keluar daerah.

“Gubernur Sultra dan para bupati/walikota diharapkan segera mengeluarkan kebijakan larangan perdagangan atau pengiriman gabah hasil panen antar provinsi atau keluar daerah Sultra,” kata Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh di Kendari, Kamis (9/4/2020).

banner 720x527

Menurutnya, pemerintah dan pihak lain mesti mengantisipasi ketersediaan pangan untuk menjamin kondusivitas daerah. Karena kalau orang sudah lapar bukan tidak mungkin melakukan tindakan diluar perkiraan, sehingga patut menjadi perhatian. “Perangkat kepolisian dan TNI yang memiliki personel sampai tingkat desa, baik Babinkamtibmas maupun babinsa efektif untuk mencegah praktik dagang gabah keluar daerah Sultra,” katanya.

Kapolda Sultra Brigjen Pol Merdysam mengatakan jajaran kepolisian bersama TNI berkomitmen mengawal kepentingan masyarakat, khususnya keamanan pangan.

“Benar bahwa Polri dan TNI memiliki personel sampai tingkat desa yang dapat diberdayakan untuk mencegah praktik dagang gabah ke luar daerah Sultra,” katanya.

Menurutnya, pandemi COVID-19 yang melumpuhkan segala aktivitas berpotensi menimbulkan krisis ekonomi sehingga harus diantisipasi dengan menjamin stok pangan.

“Satgas pangan Polri terus bekerja memantau, mengedukasi masyarakat dan menindak oknum yang menguasai pangan secara ilegal, seperti menimbun dengan maksud meraih keuntungan sepihak,” ujarnya. (red)

banner 696x414

Comment

Topik Hari Ini