by

Takut Corona, Tapi Demi Makan Penjual di Bombana Pasrah Tetap Ke Pasar

BOMBANA,TOPIKSULTRA.COM—Pandemik Covid-19 menjadi momok menakutkan bagi masyarakat dunia saat ini, tak terkecuali warga Kabupaten Bombana.

banner 720x527

Pantauan topiksultra.com, di pasar sore Bombana, Rabu (1/4/2020), menjumpai tak sedikit penjual tetap melakukan aktivitas jual beli di lokasi pasar sore, yang berada di Kecamatan Rumbia Tengah kabupaten Bombana.

Halijah (60), termasuk salah satu penjual yang memilih tetap melakoni aktivitas berdagang di pasar, meskipun sudah ada anjuran pemerintah agar tetap di rumah dan melakukan pembatasan fisik atau menjaga jarak, nenek Halija tetap ke pasar untuk menjajakan ikannya, demi memenuhi kebutuhan dapurnya.

“Kalau kita tidak jualan nak, kasian hee, kita mau makan apa, karena menjual begini sudah mata pencahariannya kita, kita pasrah saja sama Tuhan,” ucap Halija yang akrab disapa nenek, kepada topiksultra Rabu,(1/4/2020).

Hal senada dikatakan seorang ibu penjual udang. Ia mengaku sebenarnya dirinya takut dengan Corona, tapi demi memenuhi kebutuhan biaya hidup anaknya, ia terpaksa keluar rumah dan menggelar dagangan di pasar. “Apa boleh buat nak, karena hanya menjualji pencarianya kita. Anak-anak juga mau belanja,” kata ibu asal Kelurahan Kampung Baru yang mengaku memiliki empat orang anak.

Dari pantauan topiksultra, saat menjajakan jualannya, umumnya para penjual di pasar sore tersebut tidak menggunakan masker, padahal sangat dianjurkan bagi warga yang beraktivitas di luar rumah agar mengenakan masker. Namun, seolah tidak peduli dengan ancaman wabah Corona.

Ketika ditanya seputar Corona, mereka mengaku sudah mengetahui soal Corona, baik informasi tersebut disampaikan langsung pihak keluarga dan pemerintah setempat, mereka juga mengaku nonton di televisi dan dari beberapa media.

Selain tuntutan dapur, para penjual juga mengaku nekat dan pasrah melakukan aktivitas di pasar ditengah ancaman wabah Covid-19, karena terdesak tuntutan kewajiban untuk membayar kredit atau cicilan pinjaman di Bank. “Kita juga pikirkan jaminan kita, dari pada diambil Bank karena tidak bisami kita bayar cicilan,” kata salah satu penjual yang enggan ditulis namanya.

Ia berharap, pidato Presiden Jokowi soal penghentian pembayaran angsuran di Bank selama beberapa bulan ke depan, benar-benar bisa terlaksana, sehingga mereka yang usahanya lesu karena terdampak Corona, bisa bernafas lega tidak dikejar-kejar pihak Bank.
“Kami sangat berharap, angsuran di Bank benar-benar bisa di stop dulu pak,” ujarnya.

Laporan: Refli

banner 696x414

Comment

Topik Hari Ini