by

ANTAM Salurkan 1.227 Paket Sembako di Kecamatan Pomalaa, Baula, dan Wundulako

KOLAKA, TOPIKSULTRA.COM — PT ANTAM Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Sulawesi Tenggara menyalurkan 1.227 paket sembako di sembilan kelurahan yang berada di Kecamatan Pomalaa, Baula, dan Wundulako. Bantuan tersebut akan diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang belum menerima bantuan sosial dari pemerintah.

General Manager PT ANTAM Tbk UBPN Sultra, Khaidir Said mengatakan, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), ANTAM bersinergi dengan pemerintah daerah Kolaka untuk menyalurkan 1.227 paket sembako.

banner 720x527

Bantuan paket sembako senilai Rp.500 ribu itu berisi beras 15 kg, mie instan 1 doz, telur 1 rak, mentega, gula pasir, ikan kaleng, minyak goreng, detergen, terigu, dan susu kaleng. Bantuan tersebut akan
diberikan selama tiga bulan kedepan.

Kata Khaidir, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian ANTAM kepada masyarakat terdampak Covid-19.

ANTAM selaku BUMN, lanjut Khaidir, sebelumnya telah melakukan langkah antisipatif baik secara internal, maupun menjalin koordinasi dengan Pemda Kolaka untuk memberikan sejumlah bantuan Alat Pelindung Diri (APD). Selain itu, ANTAM juga telah melakukan kegiatan sosial dalam rangka membantu masyarakat terdampak Covid-19.

Sementara itu, Bupati Kolaka, Ahmad Safei mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh ANTAM untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.

Menurutnya, membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 bukan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi menjadi tanggung jawab semua pihak.

“Kami mengapresiasi ANTAM karena telah bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19,” ujar Safei.

Untuk diketahui, bantuan 1.227 paket sembako secara simbolis diserahkan oleh GM PT ANTAM Tbk UBPN Sultra, Khaidir Said, bersama Bupati Kolaka, Ahmad Safei, Wakil Bupati Kolaka, Jayadin, Sekda Kolaka, Poitu Murtopo, dan Camat Pomalaa, Mirdan Athar, di Aula Kantor Camat Pomalaa, Kamis (14-5-2020).

Laporan: Azhar Sabirin

Comment

Topik Hari Ini