Anggota Dewan Mubar ke Kolaka Belajar Jaringan Internet, Warga Mubar Kecewa

MUNA BARAT, TOPIKSULTRA.COM — Unjukrasa warga Kabupaten Muna Barat (Mubar), di Kantor DPRD Muna Barat, Kamis (9/7/2020), menyisahkan kekecewaan. Pasalnya, saat Komunitas Mahasiswa Latompe (Kowala) bersama gabungan masyarakat Desa Lakanaha, Kecamatan Wadaga, menggelar demonstrasi di kantor wakil rakyat tersebut, tak satu pun anggota DPRD yang ada. 

Informasi diperoleh, sejumlah anggota DPRD Mubar dalam perjalanan keluar daerah di Kabupaten Kolaka dalam rangka studi banding-kajian jaringan internet yang dikelolah Dinas Kominfo Kolaka.

banner 720x527

“Kami sangat menyayangkan sikap para anggota dewan Mubar yang tidak peka dengan kebutuhan rakyat. Ketika rakyat memerlukan mereka, justru tidak ada satu pun yang peduli,” kesal salah satu pendemo, Munawar saat menyampaikan orasi.

Menurutnya, nanti pada saat ada kepentingan mereka baru mendekat dan menyapa masyarakat. Namun, ketika masyarakat yang membutuhkan, mereka mengabaikan. “Mereka justru berlomba-lomba keluar daerah.mTapi inilah sikap para wakil rakyat kita di Mubar. Nanti pada saat ada kepentingan baru mendekat sama rakyat dengan janji-janji
manis. Tetapi ketika masyarakat menjerit tidak ada satupun yang muncul,” katanya.

Setelah berorasi di depan kantor DPRD Mubar, aspirasi massa kemudian diterima Sekretaris DPRD Mubar, Asbar Hainuddin dan berjanji akan menersuskan aspirasi tersebut kepada pimpinan dan anggota DPRD Mubar.

Wakil Ketua DPRD Mubar, Agung Dharma, dikonfirmasi awak media via selulernya mengakui, jika saat ini sementara perjalanan keluar daerah melakukan kajian antar daerah (KAD). “”Kita kunjungan kerja di Kolaka, melakukan kajian masalah Kominfo terkait jaringan internet. Di sana (Kolaka) kan sudah bagus jaringan internetnya,” kata legislator Partai Demokrat ini.

Menurut Agung, dirinya dalam kapasitas sebagai wakil ketua, turut mendampingi Komisi I melakukan KAD di Kabupaten Kolaka. “Saya hanya dampingi komisi I. Saya tidak tau agenda anggota dewan lain. Kalau komisi II kayaknya di Koltim, komisi III saya tidak tau, karena ibu ketua yang dampingi mereka,”ujarnya.

Agung juga mengaku tidak mengetahui adanya agenda demo masyarakat di kantor DPRD Mubar. “Saya belum dapat informasi kalau ada demonstrasi hari ini,”tuturnya.

Protes warga dan mahasiswa terkait adanya perjanjian kerjasama (Mou) per tanggal 1 Juli 2020 antara Pemkab Mubar dengan salah satu investor PT.WSA yang berencana akan membuka lahan perkebunan tebu dan mendirikan pabrik gula di Kecamatan Lawa dan Wadaga.

Laporan : La Ode Pialo

Topik Hari Ini