Rayuan Nasi Goreng Berujung Petaka, Gadis di Bombana Jadi Korban Pelecehan

-Berita, Bombana-1,392 views

BOMBANA, TOPIKSULTRA.COM — Sungguh malang nasib sang Bunga (15), niatnya untuk menagih janji traktiran berupa makan nasi goreng kepada rekanya malah berhujung pelecehan terhadap dirinya oleh beberapa orang pria secara bergantian.

Kejadian tersebut diungkapkan Kapolres Bombana, AKBP Andi Herman, melalui Paur Humas, Aipda Fitrah, kejadian tersebut menimpa salah seorang remaja perempuan di Kecamatan Kabaena Barat Kabupaten Bombana, Sabtu 11 Juli 2020. Sebut saja Bunga (15).

banner 720x527

Fitrah mengungkapkan peristiwa bejat tersebut bermula saat bunga sedang di perjalanan pulang menuju rumah usai membeli gorengan. Kemudian ia bertemu dengan beberapa rekan prianya (Pelaku).

“Spontan dia menagih janji kepada salah satu rekannya berinisial IM untuk membelikan nasi goreng,” urai Fitrah kepada Topiksultra.com, Senin, (13/7/2020).

Lanjut Fitrah, kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan oleh IM (Pelaku) dengan mengungkapkan perasaan cintanya kepada Bunga di hadapan rekan lainya. “Saya suka sama kamu,” ucap Fitrah menirukan keterangan dari Bunga.

Selanjutnya rekan IM yang berinisal AB datang membawa minuman dingin lalu mengajak Bunga untuk pergi menjemput rekan lainya dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Lalu dalam perjalan, motor yang di kendarai AB bersama Bunga justru memutar arah masuk ke dalam lorong menuju perkebunan kelapa, yang juga disusul oleh 3 rekan lainya.

Di tengah perjalanan kelokasi pelecehan, kendaraan pelaku sempat berhenti untuk bertukar boncengan. Entah merasa curiga kesempatan tersebut di manfaatkan Bunga dengan berpindah tumpangan ke motor PN, dengan harapan dapat diantar pulang oleh PN. Namun sayang harapan bunga kandas sebab PN malah melanjutkan perjalanan menuju ke TKP pelecehan. “Sesampainya di lokasi PN memaksa mencium dan mengangkat baju,” kata Fitra.

Korban hanya bisa meronta dan bermohon di kasihani. Keadaan itu di manfaatkan IM dengan berpura-pura mengajak korban untuk pulang. Namun ternyata IM kembali membaringkan korban dan memberikan perlakuan yang sama seperti PN.

“Ia juga memaksa korban untuk berhubungan badan akan tetapi korban meronta dan menangis,” urainya.

Entah karena sudah merasa kasihan sebut fitrah, PN langsung membawa korban pulang kerumahnya. Setelahnya PN langsung melarikan diri.

Hingga berita ini di rilis awak media ini belum bisa terhubung dengan orang tua korban, Namun kata Fitrah, kasus ini rencananya bakal dilimpahkan ke Polres pada sore ini.

Laporan: Refli

Topik Hari Ini