by

Aksi Kemanusiaan Pemuda Tomia untuk Kesembuhan Bapak Saidu

WAKATOBI, TOPIKSULTRA.COM — Seorang warga Desa Timu, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Saidu (55) mengalami penyakit tumor ganas sejak 2018.

Kondisi kanker yang semakin parah membuat La Saidu hanya terbaring lemah di tempat tidur. Sebagai penjual ikan, La Saidu tidak memiliki tabungan untuk biaya operasi.

banner 720x527

Biaya operasi yang mencapai ratusan juta, ia hanya bisa pasrah dan tidak mampu berbuat banyak ketika tim dokter di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar merincikan biaya yang mencapai Rp 225.000.000.

Kondisi La Saidu ini diketahui oleh kelompok pemuda-pemudi Pulau Tomia. Alasan kemanusiaan mereka melakukan penggalangan dana di Kecamatan Tomia dan Tomia Timur.

Penanggung jawab kegiatan aksi Galang Dana, Rita Jafar (22) mengatakan, dengan cara itu, pihaknya berharap dapat memperoleh perhatian dan bantuan masyarakat demi kesembuhan Bapak Saidu yang saat ini masih terbaring di rumah sakit di Kota Makassar.

“Galang dana ini mulai Minggu 13 September 2020 dan langkah awal kami akan aksi menggalang selama seminggu untuk meringankan biaya operasi tumor ganas di bagian mata Bapak Saidu,” ucapnya (13/9) saat ditemui TOPIKSULTRA.com di Pantai Lakota, Kecamatan Tomia yang merupakan salah satu titik aksi galang dana.

Di tempat yang sama, La Ode Irwan (19) merupakan anak dari bapak Saidu mengisahkan, ayahnya bekerja sebagai nelayan dan pedagang ikan keliling, juga sebagai imam masjid di kampungnya. Namun, penyakit yang diderita sejak dua tahun lalu membuatnya tidak bisa beraktivitas seperti biasanya.

Ayahnya mengalami penyakit tumor mata ganas sejak tahun 2018. Berawal dimasuki serangga kecil saat pulang kerja. Lambat laun mata bagian kiri tersebut memerah dan bertambah bengkak.

“Diperjalanan saat itu, matanya nabrak serangga hingga menjadi perih. Karena terlalu perih, kemudian digosok terus matanya, lama-lama muncul daging kecil di dalam matanya,” urai Irwan.

Menurut Irwan, beban yang teramat berat sesungguhnya adalah biaya operasi yang mencapai ratusan juta.

Sebelumnya, ayahnya sempat dibawa ke RS Palagimata Baubau, namun karena kekurangan peralatan medis, pihak keluarga membawanya ke RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

“Pihak RS menyarankan untuk segera menjalani operasi pengangkatan tumor yang sudah menutupi wajah ayah saya. Bila tidak dilakukan segera, bisa berakibat fatal bagi kesehatannya.” kata Irwan.

Kata Irwan, untuk kebutuhan hidup selama di Makassar, mereka dibantu alakadarnya oleh keluarga maupun pihak yang bersimpati.

Karena itu, sangat diharapkan bantuan dari para dermawan untuk meringankan biaya operasi La Ode Saidu dan pihak keluarganya menyediakan open donasi melalui nomor rekening BRI 4886-01-018560-53-7 atas nama Rahmat Hidayat. Atau bisa langsung menghubungi ponselnya 0822-9390-1781.

Untuk diketahui, La Ode Saidu memiliki lima orang anak, dua diantaranya telah menikah, satu anak masih duduk di bangku SMP dan satu anaknya saat ini masih menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi.

Sementara yang satu anak lagi telah menyelesaikan studi di salah satu perguruan tinggi dan sempat bekerja sebagai guru. Namun, akibat penyakit yang diderita La Ode Saidu sehingga anaknya tidak lagi mengajar sejak satu tahun lalu.

Penulis: AN

Comment

Topik Hari Ini