Ribut Soal Pembagian Dana Sewa Lokasi Jety, Ketua Kelompok Zero Ancam Lapor Polisi

LASUSUA, TOPIKSULTRA.COM — Pembagian dana sewa lokasi dermaga atau jetty salah satu perusahaan tambang PT. Kurnia, di Desa Lelewawo Kecamatan Batu Putih Kolaka Utara memantik keributan antara ketua kelompok dan salah seorang anggotanya.

Ketua Kelompok Zero, Laganing, merasa difitnah atas tuduhan Jenne Caroline, soal dugaan penggelapan dana sewa lokasi jetty di Desa Lelewawo.

banner 720x527

Menurut Laganing, persoalan pembagian sewa lokasi pelabuhan (Jety) yang berlokasi di PT. Kurnia, terlibat 5 orang yang mengurus dokumen kepemilikan tanah termasuk Jenne Carolyne.

“Kelima orang ini termasuk Jenne Caroline, masing – masing menyumbang dana dalam pengurusan dokumen, sehingga semua  dokumen selesai,” katanya kepada TOPIKSULTRA.COM, Senin (22/9/2020).

Sementara, nilai penyewaan lokasi sesuai kesepakatan sebesar Rp20 juta/kapal (tongkang), dan pencairannya setiap 5 tongkang sebesar Rp100 juta.

Laganing mengaku, sebagai ketua kelompok, dirinya bersama bendahara Hj. Sitti Muliana, sudah membagikan dana tersebut untuk 40 kepala keluarga. “Kami sudah membagikan dengan adil dan ada bukti kwitansi penerimaan,” ujarnya.

Dalam pembagian dana tersebut, kata Laganing, semua keluarga diundang untuk menerima.

Bahkan, Laganing mengaku, dalam pembagian terhadap 40 orang kelompok zero, terkadang dananya ada yang kurang, sehingga dirinya terpaksa harus mengeluarkan dana pribadi untuk menutupi kekurangan tersebut.

“Uang pribadi saya keluarkan untuk menutupi, bilamana dana sewa lokasi kurang, namun saya difitnah dan dilaporkan ke pihak berwajib menggelapkan dana sewa lokasi,” tuturnya.

Menurutnya, terkait laporan Jenne Caroline, pihak kepolisian telah menindaklanjuti melakukan penyelidikan. Namun pihak berwajib tidak menemukan bukti tindak pidana penggelapan seperti yang dituduhkan.

Atas tuduhan tersebut, Laganing mengaku difitnah dan tidak terima perlakuan tersebut. Karena itu, Laganing mengancam akan melaporkan balik. “Saya akan lapor ke polisi atas fitnah dan pencemaran nama baik saya, ” kata Laganing, didampingi Bendaharanya Hj. Sitti Muliana.

Laporan: Ahmar

Topik Hari Ini