by

Klinik Prodia Boyong Fasilitas Laboratoriumnya di Kolut, Ada Apa?

TOPIKSULTRA.COM, LASUSUA — Klinik laboratorium Prodia Kendari, memboyong timnya beserta peralatan laboratorium mediknya di Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Kamis, (2/9/2021).

Marketing Laboratorium Prodia Kendari, Orda Melkianus, menuturkan kehadiran pihaknya di Lasusua Kolaka Utara, menindaklanjuti kerjasama dengan DPRD Kolut terkait program medical check up bagi 25 anggota DPRD Kolut.

Menurutnya, medical check up bagi anggota DPR di seluruh Indonesia termasuk Kolut, merupakan fasilitas yang diberikan oleh negara kepada wakil rakyat, sesuai ketentuan perundang-undangan yang diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor : 10 tentang Fasilitas dari anggota DPR yaitu Medical Cek Up secara rutin dilakukan setiap tahunnya.

“Setiap anggota DPRD di setiap kabupaten/Kota dan provinsi memiliki anggaran yang sudah ditentukan dari perencanaan sebelumnya,” katanya kepada TOPIKSULTRA.COM, Kamis, (2/9/2021), di Aula Sekretariat DPRD Kolut.

Menurutnya, sesuai budget, anggaran medical check up setiap anggota DPRD Kolut sebesar Rp 3,5 juta pertahunnya.

“Medical check up ini sempat tertunda karena pandemi Covid-19, baru pada hari ini dapat dilaksanakan, ” ujarnya.

Menurutnya, di Sulawesi Tenggara, pelaksanaan check up bagi anggota DPRD, rerata bekerjasama dengan klinik prodia Kendari. Karena salah satu keunggulan klinik prodia, hampir semua kota di Indonesia terdapat klinik laboratorium prodia. “Karena sudah ada kerjasama, dimana saja anggota DPRD berada dan mau medical check up, bisa menghubungi klinik prodia, ” tuturnya.

Adapun fasilitas medical check up yang diberikan kepada anggota DPRD meliputi pemeriksaan lengkap, mulai dari tes darah, pemeriksaan tes urine, pemeriksaan fungsi hati, fungsi ginjal, pemeriksaan jantung, peradangan inflamasi resiko penyumbatan di pembuluh darah, pemeriksaan hepatitis, faksmir untuk wanita, ada juga deteksi kanker untuk Laki-laki, deteksi kanker prostat, deteksi virus Hepatitis, rekam jantung, Rontgen, USG. “Hingga audio metrik untuk pendengaran dan pemeriksaan fisik oleh dokter,”ujarnya.

Terkait hasil medical check up bagi 25 anggota DPRD Kolut, Orda memastikan setelah 3 hari baru hasilnya dapat diketahui masing-masing yang bersangkutan.

“Setelah ada hasilnya, akan ada konsultasi dokter laboratorium Prodia,” ujarnya.

Menurut Orda, selain 25 anggota DPRD yang menjalani medical check up, juga ada beberapa staf sekretariat yang memanfaatkan kehadiran tim klinik prodia untuk melakukan medical check up dengan biaya mandiri.

“Kebetulan kami ada disini, mereka memanfaatkan semua fasilitas alat yang kami bawa. Jadi tidak perlu mereka ke Kendari, ” katanya.

Laporan : Ahmar

Comment

Topik Hari Ini