by

Pilkades Serentak Bombana, Balon di 9 Desa Terancam Ikuti Seleksi Tambahan

TOPIKSULTRA.COM, BOMBANA — Bakal calon (balon) kades di 9 dari 109 desa yang menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Aerentak 2021 di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) terancam mengikuti seleksi tambahan.

Kesembilan desa tersebut, yakni Desa Rau-Rau, Kecamatan Rarowatu; Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara; Desa Bungi Wungi, Kecamatan Kabaena Timur; Desa Mapila dan Desa Wumbulaka, Kecamatan Kabaena Timur.

Kemudian Desa Tanah Poleang, Kecamatan Poleang Utara; Desa Pulo Tambako, Kecamatan Mata Oleo, serta Desa Lengora dan Leongora Pantai, Kecamatan Kabaena Tengah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bombana, Hasdin Ratta melalui Kabid Pemerintahan Desa, Manguntara Putra mengatakan, kemungkinan pemberlakuan seleksi tambahan itu setelah di sembilan desa tersebut terdapat lebih dari lima bakal calon.

Manguntara Putra menjelaskan, sesuai aturan Pilkades yang berlaku, maksimal di setiap desa, hanya bisa terdapat lima orang calon saja. Bila terdapat lebih maka akan diberlakukan seleksi tambahan.

“Jadi kalau semua bakal calon yang mendaftar itu lulus verifikasi berkas, mau tidak mau pasti kita akan lakukan uji kempetensi atau seleksi tambahan dengan cara ujian tertulis,” ucapnya.

Seleksi tambahan itu bertujuan untuk menentukan lima calon terbaik yang nantinnya akan mengikuti pilkades.

Saat ini telah terdapat sebanyak 372 bakal calon yang telah mengambil surat keterangan tidak pernah menjabat sebagai Kepala Desa sebanyak tiga kali di DPMD.

“Sekarang tahapanya sudah masuk ke proses penelitian, klarifikasi, dan verifikasi administrasi bakal calon kepala desa terhitung sejak 25 hingga 29 November 2021 mendatang,” terangnya.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bombana No 449 Tahun 2021 tentang jadwal dan tahapan pemilihan kepala desa serentak tahun 2021, hari pemungutan suara akan digelar pada 20 Februari 2022 mendatang.

Laporan: Refli

Comment

Topik Hari Ini