by

Dirut PDAM Tirta Tampanama: Rekomendasi Kejaksaan Sebagai Pembinaan untuk Perbaikan

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM),Tirta Tampanama Kabupaten Kolaka Utara, (Kolut) Sulawesi Tenggara Jumadi, mengakui adanya dari pihak kejaksaan Negeri Kolaka Utara, sebagai bagian dari pembinaan untuk perbaikan.

Menurutnya, dari rekomendasi tersebut, pihaknya sudah melaksanakan beberapa hal agar ada keseimbangan antara penghasilan dan beban perusahaan, termasuk meningkatkan penagihan. “Karyawan yang dianggap kurang produktif lagi, kami istirahatkan. Itu sesuai prosedur yang berlaku,” kata Jumadi yang pesohor sebagai da’i kondang di Kolut ini, Rabu, (26/1/2022), di kantornya.

Jumadi berharap, DPRD Kolut dan pemda bisa menginisiasi perda yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa untuk menjadi pedoman dalam pengelolaan manajemen PDAM.

“Kami juga siap melibatkan diri di dalam penyusunan perda dengan mencari referensi dari PDAM lain yang sudah memiliki perda pengadaan barang dan jasa,

“ujar Jumadi yang akrab dipanggil ustadz. Berkaitan perubahan status dari BUMD ke Perumda, Ustadz mengaku sudah menyiapkan draf untuk diajukan dan dibahas di DPRD dan bagian Hukum. “Kami sangat mengapresiasirekomendasi dari kejaksaan sebagai pembinaan, sehingga dalam mengelola manajemen PDAM lebih baik lagi.

“katanya. Ustad berharap, semua pihak bisa memahami bahwa keberadaan PDAM merupakan tanggung jawab semua. “Tugas kami berusaha secara maksimal melakukan perbaikan manajemen PDAM, sehingga akan lebih baik dimasa yang akan datang,” tuturnya.

Jumadi menambahkan, meski mendapat rekomendasi dari kejaksaan. Namun, di sisi lain PDAM Tirta Tampanama Kabupaten Kolaka Utara dalam penilaian kinerja dari kementerian PUPR sejak tahun 2014-2018 PDAM Tirta Tampanama meraih posisi terbaik dari seluruh PDAM Se Sulawesi Tenggara.

“Tahun 2019 mengalami penurunan yang disebabkan adanya beban perusahaan yang terlalu tinggi dan inilah yang sementara kami benahi,” katanya.

Laporan : Ahmar

Comment

Topik Hari Ini