TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kolaka Utara diwarnai kegiatan olahraga yang digagas oleh kalangan dunia usaha.
Sebanyak 61 pengusaha di Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa, berkolaborasi menggelar Open Turnamen Sepak Bola Pengusaha Cup 2026 dengan total hadiah mencapai Rp100 juta.
Turnamen yang mengusung tema “Semangat Kemerdekaan, Kolaborasi Pengusaha Membangun Negeri” tersebut dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Lapai dan diikuti 17 klub sepak bola dari berbagai wilayah di Kabupaten Kolaka Utara.
Pembukaan turnamen dilakukan secara resmi oleh Wakil Bupati Kolaka Utara H. Jumarding, S.E. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah H. Muhammad Idrus, S.Sos., M.Si., jajaran kepala OPD, Forkopimda, pimpinan DPRD, Ketua KONI H. Abbas, S.E., jajaran Askab PSSI, kepolisian, Brimob, camat, lurah, dan kepala desa se-Kolaka Utara.
Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian karena menghadirkan sejumlah pemain berkualitas, termasuk mantan pemain Tim Nasional Indonesia.
Sebelum pertandingan resmi antara Ngapa FC dan Wanuaku FC, terlebih dahulu digelar laga pembuka antara tim Askab Pemkab Kolaka Utara yang diperkuat Wakil Bupati H. Jumarding sebagai penyerang melawan tim pengusaha lokal.
Pertandingan pembuka tersebut ditandai dengan tendangan pertama ke arah gawang oleh Sekretaris Daerah H. Muhammad Idrus.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Sejumlah pedagang kaki lima turut memanfaatkan momentum tersebut dengan menjajakan berbagai makanan dan minuman kepada para penonton.
Ketua Inisiator Open Turnamen Pengusaha Cup 2026 Kolaka Utara, Agusdin, S.Kom., mengatakan turnamen tersebut lahir dari gagasan para pengusaha yang ingin mengambil bagian dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha.
“Kemerdekaan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita semua. Dari diskusi kecil dan perkumpulan para pengusaha, berkembang kesepakatan untuk mengambil bagian menyelenggarakan Open Turnamen Sepak Bola Pengusaha Cup 2026,” ujar Agusdin saat menyampaikan sambutan pembukaan, Selasa (18/8/2026).
Lebih lanjut, Agusdin menegaskan bahwa turnamen tersebut bukan sekadar pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, menyalurkan bakat, menjunjung sportivitas, serta membangun karakter generasi muda.
“Turnamen ini bukan sekadar pertandingan olahraga. Ini adalah panggung persatuan seluruh masyarakat Kolaka Utara, wadah menyalurkan bakat, menjunjung tinggi sportivitas, mempererat persaudaraan, dan membangun karakter pemuda yang tangguh, disiplin, serta berjiwa patriotik,” katanya.
Agusdin juga menyampaikan apresiasi kepada 61 pengusaha dan para donatur yang telah berkontribusi sehingga turnamen tersebut dapat terlaksana.
Ia berharap seluruh peserta dapat bertanding secara sportif, saling menghormati, serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk mempromosikan daerah.
“Kami titip kepada seluruh peserta, bermainlah dengan semangat juang, sportif, jujur, dan saling menghormati. Menang dengan rendah hati dan kalah dengan jiwa besar. Jadikan turnamen ini sebagai perayaan kemerdekaan yang gembira, aman, dan berkesan,” pesannya.
Menurutnya, kehadiran pemain dari luar Kabupaten Kolaka Utara, termasuk rencana sejumlah tim mendatangkan mantan pemain Timnas Indonesia, menjadi daya tarik sekaligus peluang untuk memperkenalkan Kolaka Utara kepada masyarakat luas.
Sementara itu, Wakil Bupati Kolaka Utara H. Jumarding, S.E., mengapresiasi inisiatif para pengusaha yang telah berkolaborasi menyelenggarakan turnamen tersebut.
Jumarding menilai kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, dan memperkuat persatuan masyarakat.
“Turnamen ini bukan hanya sekadar pertandingan untuk mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, memperkuat persatuan, serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan potensi di bidang olahraga,” kata H. Jumarding saat meresmikan Open Turnamen Pengusaha Cup 2026.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pengusaha yang terlibat sebagai sponsor. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan daerah melalui dukungan nyata terhadap berbagai kegiatan masyarakat.
“Pemerintah tidak mungkin bisa sukses tanpa dukungan masyarakat, khususnya dunia usaha. Karena itu, kolaborasi seperti yang kita saksikan hari ini perlu terus dibangun dan dikembangkan, bukan hanya di bidang olahraga, tetapi juga sosial, ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan daerah,” tegasnya.
H. Jumarding juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Menang adalah tujuan dalam pertandingan, tetapi persaudaraan dan kebersamaan jauh lebih penting daripada kemenangan. Jangan sampai karena perbedaan warna klub atau kepentingan pertandingan kita kehilangan rasa persaudaraan,” ujarnya.
Ia mengajak para penonton dan suporter turut menjaga keamanan, ketertiban, serta kekompakan selama turnamen berlangsung.
Selain itu, H. Jumarding menilai kehadiran turnamen tersebut memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi masyarakat. Hal itu terlihat dari banyaknya pelaku UMKM dan pedagang yang membuka lapak di sekitar lokasi pertandingan.
“Kegiatan seperti ini bukan sekadar olahraga, tetapi memiliki dampak ekonomi yang besar. Kita lihat di sekitar lapangan banyak saudara-saudara kita dari UMKM. Kalau ada seribu pengunjung dan masing-masing membelanjakan Rp50 ribu, berarti sekitar Rp50 juta per hari beredar di masyarakat,” jelasnya.
Karena itu, ia menilai kegiatan yang melibatkan dunia usaha dan masyarakat seperti Pengusaha Cup perlu mendapat dukungan dan dapat menjadi agenda berkelanjutan.
Meski demikian, H. Jumarding juga berharap para pengusaha lokal tidak hanya dilibatkan ketika pemerintah membutuhkan dukungan, tetapi juga mendapatkan ruang untuk berkembang sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Pihaknya mendorong agar potensi pengusaha lokal dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
“Kita harus memberikan ruang kepada pengusaha-pengusaha Kolaka Utara. Jangan hanya kita lihat ketika pemerintah membutuhkan dukungan. Selama memenuhi syarat dan kriteria sesuai undang-undang serta aturan yang berlaku, pengusaha lokal harus diberikan kesempatan,” tegas Jumarding.
Ia berharap Pengusaha Cup 2026 dapat terus digelar dan berkembang menjadi agenda olahraga tahunan yang lebih besar, sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet muda serta memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Dalam turnamen tersebut, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp100 juta, dengan rincian:
-
Juara I: Rp40 juta + piala dan medali
-
Juara II: Rp30 juta + piala dan medali
-
Juara III: Rp20 juta + piala
-
Juara IV: Rp10 juta + piala
-
Best Player: Rp2 juta
-
Top Scorer: Rp2 juta
-
Best Kiper: Rp1 juta
Laporan: Ahmar















Comment