Anggota DPRD Kota Kendari Yakinkan Pedagang, Pasar Basah Dikelola Pemkot

Kendari68 Views
banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KENDARI – Setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari resmi memutuskan perjanjian kerjasama dengan PT Kurnia, kali ini DPRD Kota Kendari kembali mengunjungi dan memantau kondisi pasar basah Mandonga.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan didampingi Ketua Komisi II, Rizki Brilian Pagala dan beberapa pihak terkait lainnya, menemui pedagang serta meninjau kondisi bangunan pasar yang sudah terlihat rapuh.

Di sela-sela kunjungan itu, kepada Topiksultra.com, Subhan menyampaikan kalau kunjungan ke Pasar Basah Mandonga, di Jalan Lasandara, Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk melihat kondisi bangunan yang ditempati pedagang.

“Kita turun sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang sudah dilakukan sebelumnya, baik kegiatan-kegiatan maupun rapat yang sudah dilakukan DPRD Kota Kendari,” ujarnya, Jumat (16/9/2022).

Lebih lanjut ia menegaskan kalau  hasil kunjungan ini akan menjadi bahan pertimbangan dan kajian untuk memastikan kerjasama antara pemerintah dan pengelola Pasar Basah Mandonga.

Selain itu, juga sebagai wujud tanggungjawab kami melihat kondisi pasar yang ditempati oleh pedagang, imbuhnya.

“Jadi semua pelaku usaha bersinergi dan terus kita dukung agar apa yang menjadi harapan teman-teman dan keinginan kita untuk membangun kota ini bisa terwujud,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Rizki Brilian Pagala mengatakan soal pemutusan pengelolaan pasar basah oleh PT Kurnia sebelumnya telah dibahas tuntas dalam rapat Komisi II.

“Setelah melalui pertimbangan yang matang, DPRD kota Kendari melalui Komisi II menegaskan kalau tidak ada lagi perpanjangan   kontrak pengelolaan Pasar Basah Mandonga oleh pihak ketiga siapapun dan hanya dikelola oleh PD Pasar beserta teman-teman yang ada di asosiasi sehingga bangunan ini bisa dijaga serta dipelihara secara bersama,” ungkap  Rizki.

Rizki menyampaikan kalau kedatangan mereka juga sudah mendapat restu dari segenap anggota Komisi, mengingat tenggat waktu pengelola sebelumnya yang jatuh pada bulan Februari 2023.

“Dalam perjanjian kerjasama Pemerintah dengan PT Kurnia, dua bulan sebelum habisnya masa kerjasama, mereka harus mengembalikan kondisi fisik pasar basah Mandonga sebelum mereka datang,” kata Rizki.

Sementara itu perwakilan pedagang, Heri memberi apresiasi kepada Anggota DPRD dan Pemerintah Kota Kendari yang telah memperjuangkan harapan pedagang di Pasar Basah Mandonga.

Kendati demikian, Heri menaruh harapan besar kepada para wakil rakyat untuk terus memperjuangkan keresahan pedagang, baik di Pasar Basah Mandonga maupun pasar lainnya di Kota Kendari.

“Mewakili teman-teman yang ada, saya titip keresahan kami kepada anggota Legislatif untuk selalu berpihak kepada para pedagang,” pungkasnya.

Laporan: Novrizal R Topa

Editor

Comment