Aparat Gabungan Kepung Jalur Pelarian Tahanan Polres Kolut, 9 Orang Masih Diburu

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Jajaran Polres Kolaka Utara (Kolut) bersama seluruh Polsek jajaran serta dibantu aparat Kejaksaan Negeri Kolaka Utara melakukan pencarian intensif terhadap 11 tahanan yang melarikan diri dari ruang tahanan Mapolres, Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 03.30 Wita. Upaya penyisiran dilakukan secara meluas mulai dari Kecamatan Wawo di bagian selatan hingga ke wilayah utara Kabupaten Kolaka Utara.

Hingga Kamis sore, aparat gabungan telah berhasil menangkap kembali 2 dari 11 tahanan yang kabur. Tahanan bernama Muh. Sidik ditangkap di kawasan pegunungan Desa Simbula, Sahrul ditemukan di kawasan hutan Kecamatan Ranteangin, sedangkan satu tahanan lainnya telah lebih dulu diamankan di area pegunungan Desa Katoi, Kecamatan Katoi, sekitar pukul 14.00 Wita. Dengan demikian, 9 tahanan lainnya kini masih dalam pengejaran.

Kapolres Kolaka Utara, AKBP R. Todoan A. Gultom, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi titik-titik persembunyian para tahanan yang melarikan diri. Untuk mempersempit ruang gerak para buronan, seluruh jajaran Polsek telah disiagakan dan disebar di sepanjang jalur Trans-Sulawesi serta sejumlah pelabuhan guna mengantisipasi upaya pelarian keluar daerah.

Kapolres menambahkan, para tahanan yang melarikan diri diduga kuat masih berada di dalam kawasan hutan Kolaka Utara dan posisinya saat ini sudah mulai mengecil. petunjuk di lapangan memperlihatkan bahwa ruang gerak mereka telah dikepung oleh petugas.

“Posisi para tersangka yang berhasil melarikan diri ke dalam hutan sudah kami ketahui dan saat ini sudah terkepung. Tinggal masalah waktu saja. Kami mohon bantuan doa dan dukungan masyarakat agar seluruh tahanan yang melarikan diri dapat segera kami amankan,” ujar AKBP R. Todoan A. Gultom kepada wartawan saat ditemui di lokasi pengejaran di Desa Simbula, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, para tahanan tersebut memanfaatkan kelengahan petugas dengan melarikan diri melalui ventilasi ruang jemuran tahanan sekitar pukul 03.30 Wita, menjelang waktu salat Subuh.

“Mereka kabur melalui ventilasi ruang jemuran sekitar pukul 03.30 Wita saat menjelang waktu salat Subuh. Saat ini kami masih terus melakukan pengejaran secara masif. Posisi mereka sudah terkepung dan diperkirakan seluruh sisa tahanan masih berada di wilayah hukum Kolaka Utara,” tegas Kapolres.

Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan masih terus melakukan penyisiran ketat di sejumlah kawasan hutan dan titik-titik krusial yang diduga menjadi jalur pelarian 9 tahanan yang masih buron.

Laporan: Ahmar

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment