Di Muna Barat, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

Politik68 Views
banner 468x60

Di Muna Barat, Partisipasi Pemilih Perempuan Randah

MUNA BARAT, TOPIKSULTRA.COM – Berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT), di Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara, pemilih perempuan lebih banyak ketimbang kaum Adam.

Kordinator Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Parmas SDM), Muh Nuzul Anzi mengungkapkan, secara keseluruhan jumlah DPT di Kabupaten Mubar sebanyak 55.644, dimana jumlah pemilih perempuan 28.521 orang, sedangkan pemilih jenis kelamin laki-laki sebanyak 27.123 orang.

Namun demikian, kata Nuzul, kaum perempuan khususnya ibu rumah tangga masih termarginalkan karena pengambil keputusan dalam rumah tangga adalah laki-laki. Selain itu, dampak pemilu juga tidak dirasakan masyarakat pesisir sehingga kebanyakan mereka enggan menyalurkan hak pilihnya.

Sebaliknya, mereka juga tidak merasakan adanya nilai ekonomi sehingga kebanyakan mereka lebih memilih turun ke laut dari pada berpartisipasi dalam menyalurkan hak pilihnya di TPS.

“Perempuan juga kekurangan informasi dan pengetahuan tentang pemilu, khususnya di daerah pesisir,” kata Nuzul via selulernya, Selasa (29-1-2019).

Menyikapi kondisi tersebut, KPU Muna Barat menggelar sosialisasi pemilih perempuan di daerah pesisir seperti di Desa Tanjung Pinang, Kecamatan Kusambi. Kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih perempuan pada Pemilihan Umum (pemilu) tanggal 17 April 2019.

Dari sosialisasi yang dirangkaikan tanya jawab dengan masyarakat pesisir, KPU menyimpulkan masih banyaknya masyarakat pesisir khususnya ibu rumah tangga sangat kekurangan informasi tentang pemilu. Karena itu, KPU akan terus memberikan edukasi kepada pemilih perempuan karena keterlibatan perempuan dalam dunia politik menjadi hal yang wajib.

“Hal tersebut sesuai amanat Undang-undang nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu, yang isinya mewajibkan partai politik peserta Pemilu memasukan kaum perempuan sebesar 30% sebagai daftar Caleg yang diusulkan dalam pemilu,” tuturnya.

Pewarta : La Ode Pialo

Editor

Comment