Diikuti dari Kendari dan Luwu Timur, 54 Peserta Siaga dan Penggalang Ujian Orari di Kolut

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, LASUSUA¬†— Sebanyak 54 peserta tingkat siaga dan penggalang mengikuti ujian nasional amatir radio (Unar) non-reguler Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (Orari), Ahad, (6/6/2021), yang dipusatkan di Laboratorium Komputer SMK Negeri 1 Lasusua, Kolut.

Unar berbasis CAT (Computer Assisted Test) yang digelar Orari Lokal Kolut bekerjasama Orda Sultra ini diikuti 31 peserta lokal Kolut dan 23 peserta asal Kendari dan Luwu Timur Sulsel.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setkab Kolut yang juga Plt Kepala Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Kolut, mengapresiasi pelaksanaan Unar yang merupakan program Kemenkominfo RI Direktorat Jenderal Sumber Daya, Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen. SDPPI) untuk pertama kalinya dilaksanakan di Kolaka Utara.

Drs. Ashar, MM. dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut dimana UNAR yang merupakan program KEMKOMINFO RI melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya, Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen. SDPPI) untuk pertama kalinya di laksanakan di Kolaka Utara dengan sistem CAT-Online. Pentingnya ORARI saat ini di era pembangunan sebab sebagai cadangan Nasional di bidang komunikasi radio serta sarana dukungan komunikasi radio, dalam bentuk kegiatan kemanusiaan atau bencana alam.

“Sebagai mitra pemerintah dalam kegiatan pengawasan penggunaan gelombang radio bisa memberikan informasi dalam kegiatan sosial dan semoga kedepan khusus ORARI Kolut bisa menumbuh kembangkan jiwa gotong royong yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat,” kata Ashar dalam sambutannya, Minggu (6/6/2021).

Ketua Panitia Unar, Hari Mursanto mengatakan, ujian matir tersebut sesuai amanah Undang-undang nomor 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi serta Peraturan Menteri Kominfo no 17 tahun 2018 tentang Organisasi Amatir Radio.

Melalui ujian tersebut, peserta dapat mengetahui tata cara dan prosedur dalam penggunaan radio, dalam berkomunikasi dan dapat memahami hak, kewajiban, dan konsekuensi baik secara pribadi maupun sebagai anggota Orari.

Unar dihadiri Kepala Lokal Monitor SFR Kendari, Ketua ORDA Kendari, Ketua Orlok Luwu Timur, Pj Ketua Orlok Kolut Mawardi Hasan.

Laporan : Ahmar

Editor

Comment