Dishut Sultra Siap Sukseskan Indonesia’s Folu Net Sink 2030

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) siap menyukseskan agenda Indonesia’s Forestry Other Land Uses (Folu) Net Sink 2030.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Sultra, Ir Sahid di salah satu hotel di Kendari, Kamis (09/03/2023).

Ia mengungkapkan bentuk komitmen Pemprov Sultra ditunjukan melalui Workshop Rencana Kerja (Renja) Sub Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink.

“Melaui Workshop renja ini, kita akan mengkaji kembali data-data, baik itu dari instansi terkait, dari pemprov, pihak Kabupaten, hingga kepada teman-teman pemangku kawasan hutan, dalam hal ini KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) se Sultra,” ungkap Sahid.

Sahid mengatakan, dalam penyusunan renja tersebut, Dishut Sultra akan berfokus pada aksi-aksi mitigasi tentang pelestarian hutan, pemanfaatan hutan, serta bagaimana hutan bisa berperan untuk kepentingan masyarakat.

Dengan begitu, kata Sahid, pemanfaatan hutan di Sultra dapat mendukung terciptanya kondisi Indonesia’s FOLU Net Sink.

“Dengan pelestarian hutan, tidak terjadi kerusakan dan hutan itu utuh, diharapkan emisi gas rumah kaca bisa dikurangi. Paling tidak, bisa terjadi keseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan karbon,” kata Sahid.

Lebih lanjut, Sahid menjelaskan pentingnya pelestarian hutan dalam agenda Indonesia’s FOLU Net Sink ini. Ia mengatakan, salah satu fungsi hutan adalah penyerapan karbon dioksida yang dihasilkan dari pembakaran lahan, dari insutri-industri berbahan bakar fosil.

Dimana, karbon diaksida ini menjadi penyebab kerusakan atmosfir bumi, sehingga berdampak pada pemanasan global.

“Oleh karena itu, hutan menjadi yang terbaik dalam hal penyerap karbon dioksida. Karena hutan bisa menyerap karbon dioksida yang kemudian di konfersi menjadi oksigen,” jelas Sahid

Harapannya, melalui Workshop renja tersebut, Pemprov Sultra dapat menyusun program aksi mitigasi prioritas Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 untuk Provinsi Sultra.

Diketahui, penyusunan renja tersebut juga akan melibatkan Tim Pakar Forum Pimpinan Tinggi Lembaga Kehutanan

Laporan: Rahmat Rahim

Editor

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment