Dua Sungai Meluap di Kolut, 43 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Umum Terendam

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pakue Tengah dan sekitarnya Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) membuat dua sungai besar di Desa Lanipa dan Labipi Meluap sekitar pada pukul 01.00 Wita, Selasa dini hari (23/4/2024).

Dari luapan banjir kiriman tersebut membuat puluhan unit Rumah Warga dan fasilitas umum yang ada di Desa tergenang banjir setinggi lutut hingga pangkal orang dewasa.

Kepala BPBD Kolut, Andi Faisal mengatakan total hunian yang didata tergenang banjir sejumlah 43 unit. 38 diantaranya tersebar di Desa Lanipa termasuk satu masjid, sekolah TK dan sarana air bersih PDAM.

“Khusus di Desa Labipi hanya 5 unit dan sepanjang 200 meter tanggul beronjong sungai setempat rusak,” ujar Andi Faisal kepada Wartawan saat dikonfirmasi melalui Via WhatsAppnya.Selasa (23/4/2024)

Lebih lanjut,Andi Faisal mengatakan hujan dengan intensitas tinggi yang membuat puluhan Rumah Warga terendam diakibatkan sungai yang mendangkal. Hunian masyarakat digenangi ketika mereka sedang terlelap tidur.

Atas kejadian tersebut, para korban terdampak harus terjaga hingga pagi hari lantaran diliputi rasa was-was dan takut air semakin meninggi. Mereka berupaya mengevakusi harta benda benda miliknya ke tempat yang lebih tinggi.

“Banjir berlangsung sekitar 6 jam dan perlahan surut. Kami sudah kordinasikan untuk pengerahan alat berat agar disegerakan nornalisasi sungai mengingat hujan intens nyaris setiap hari,” katanya

Pasca banjir surut di pagi hari, sejumlah warga termasuk para pelajar tampak bergotong royong melakukan aksi bersih-bersih rumah dan fasilitas publik menyingkirkan sisa lumpur yang mengendap. Wilayah setempat dikemukakan kerap terendam lantaran sungai di kawasan itu mudah mendangkal dan berada di dataran rendah.

Tidak ada korban jiwa dan para personilnya BPBD telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu warga. Sementara itu pihak PDAM juga telah melakukan pengecekan dan perbaikan di lapangan agar distribusi air bersih kembali lancar.

Laporan : Ahmar

Editor

Comment