Inspektorat Butur Diminta Audit Penggunaan ADD Desa Lanosangia

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, BUTON UTARA – Inspektorat Kabupaten Buton Utara (Butur) diminta agar mengaudit penggunaan dana desa di Desa Lanosangia, Kecamatan Kulisusu Utara. Hal itu karena terindikasi diduga terdapat penyalahgunaan anggaran alokasi dana desa (ADD) tahun 2018-2023.

Hal tersebut disampaikan Ketua Buton Utara Corruption Watch (BCW-Butur), Inal Slam saat berunjuk rasa di Kantor Inspektorat Daerah Butur, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (3/8/2023).

Selang beberapa menit berorasi, perwakilan massa ditemui, Inspektur LM Karya Jaya didampingi Irban Investigasi, Erna di ruang kerja Inspektur. Di ruangan tersebut, Inal Slam menyodorkan data permohonan audit.

“Satu minggu kemudian kami akan datang lagi untuk menanyakan ini,” kata Inal Slam.

Sementara Irban Investigasi, Erna menjelaskan, kalau ada aduan, tidak bisa hanya sekadar permintaan audit. Harus didukung dengan data-data yang menunjukan gerakan mana yang menjadi sentral yang dicurigai.

“Saya hanya ingin sampaikan hal-hal yang harusnya dipenuhi oleh pelapor,” jelasnya.

Selain data-data pendukung, pihaknya juga meminta data pribadi yang melapor, apakah mengatasnamakan pribadi atau mengatasnamakan aliansi.

“Sampai hari ini kami belum tindaklanjuti karena hal-hal tersebut belum dipenuhi, makanya hari ini saya sampaikan,” ujar Erna.

Terkait permintaan audit dari Tahun Anggaran 2018, Erna mengaku, bukannya tidak mau mengambil dari 2018, tetapi pihaknya harus melihat dulu data, apakah dari 2018 sampai hari ini di Desa Lanosangia sudah pernah dilakukan audit.

“Kalau 2018 itu sudah diaudit, kan nggak mungkin kita mau ulang lagi,” jelasnya.

Erna menjelaskan, karena yang ia terima adalah data awal, maka masih ada data yang perlu dilengkapi oleh pihak melapor.

Laporan: Aris

Editor

Comment