KPU Kolut Gelar Simulasi Pungut – Hitung Suara di TPS

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara menggelar simulasi Pencoblosan dan penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada tahun 2024 serta penggunaan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap).

Simulasi perdana pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tersebut
diikuti peserta sebagai wajib pilih sekira 100 orang di halaman kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kolaka Utara, Sabtu ( 24/12/2023).

Dalam kegiatan itu disaksikan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Ir. Muklis Bachtiar, Kabag Ops Polres Kolaka Utara, AKP.Muhammad Saleh, S.M, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Buhari, Komisioner Bawaslu, Camat Lasusua, Andi Selle,dan Perwakilan Kajari Kolaka Utara.Sabtu ( 24/12/2023)

Berdasarkan pantauan Topiksultra.com simulasi ini dimulai pada 09.30 WIB penyelenggara mengibaratkan waktu saat ini menunjukkan pukul.07.00 WIB atau pada saat Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibuka

TPS ini juga dilengkapi dengan lima bilik kotak suara selain itu terdapat papan yang tertempel Daftar Pemilihan Tetap (DPT) di TPS dan Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu 2024 dan dii area TPS, disediakan kursi untuk pemilih. Terdapat pula tempat duduk khusus kelompok prioritas, lansia dan difabel.

Simulasi ini juga terdapat sejumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan saksi sebelum pemungutan suara dimulai. Petugas KPPS dan saksi menggelar rapat pembukaan TPS Rapat dibuka dengan pengambilan sumpah petugas KPPS.

Sebelum dimulai pencoblosan, petugas KPPS membuka satu persatu kotak suara yang masih tersegel satu kotak suara mewakili pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Kabupaten dan DPR Provinsi

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kolaka Utara, Nurgalia menjelaskan, pihaknya melaksanakan simulasi pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi hasil perolehan suara dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap).

” Berperan sebagai anggota KPPS) dalam simulasi ini mereka dari Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sementara unsur pemilih ada dari masyarakat dan anggota PPS sekira 100 orang sebagai pemilih ” ungkap Nurgalia kepada Wartawan saat diwawancarai di lokasi kegiatan simulasi.Sabtu (24/12/2023)

Lebih lanjut, Nurgalia mengatakan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu menggunakan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) dan untuk Pemilihan Umum tahun 2024 ini menggunakan Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap).

“Aplikasi ini mempunyai kelebihan pada saat selesai perhitungan suara di tingkat KPPS dan PPK Kecamatan langsung terupdate informasinya ke KPU pusat. Selain online aplikasi juga bisa offline saat digunakan sebagai alat bantu,” ujarnya

Menurut Nurgalia, tujuannya agar masyarakat yang terlibat dalam simulasi ini bisa lebih mengetahui secara detail cara pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) dilaksanakan pada tanggal 14 Februari tahun 2024 mendatang.

Selain itu, Nurgalia juga menyebut, simulasi ini juga bagian dari Bimbingan Teknis (Bimtek) para anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Yang terlibat dalam simulasi ini agar mereka bisa menyalurkan ilmu mereka kepada anggota KPPS setelah perekrutan dilakukan dalam menjalankan tugasnya di TPS.

“Kami akan melakukan kerjasama (MoU) dengan pihak Dinas Kesehatan secepatnya paling lambat bulan Januari 2024 agar semua anggota penyelenggara dapat jaminan kesehatan saat menjalankan tugasnya.” tambahnya.

Laporan : Ahmar

Editor

Comment