Kritikan Kepada Bahri Dinilai Ada Kepentingan Politik 2024

Berita, Muna Barat522 Views
banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, MUNA BARAT —- Tidak terasa 8 bulan memimpin Kabupaten Muna Barat (Mubar), Penjabat (Pj) Bupati Dr Bahri dinilai masyarakat sangat puas dengan terobosan yang dilakukan selama menjabat.

Namun disela perjalanannya sejak 27 Mei 2022 dilantik sebagai Pj Bupati, program dan terobosan yang dilakukan sebagai implementasi visi dan misi sebagaimana perintah Gubernur Sultra dan Kemendagri justru dinilai tidak baik oleh sebagian pihak.

Kritikan kebijakan Bahri datang dari berbagai elemen masyarakat yang mengatasnamakan sejumlah lembaga organisasi kemahasiswaan hingga oknum-oknum yang selalu bermunculan. Misal, mantan ketua Rajiun center, La Ode Rahmat Apiti. Belum lama ini mengkritik soal pembangunan gerai Indomaret di Mubar, demikian juga mahasiswa bersatu Muna Barat di Jakarta, melakukan demonstrasi soal dugaan korupsi yang dilakukan Pj Bupati Mubar.

Namun hal itu sangat disayangkan oleh masyarakat Mubar yang memang tinggal dan besar di Mubar. Beberapa kalangan justru menilai kepemimpinan Direktrur Perencanaan Anggaran Daerah Kemendagri itu justru dinilai berhasil. Kritikan yang dilakukan sejumlah pihak itu melukai hati masyarakat Mubar, karena sampai saat ini apa yang menjadi kebijakan Bahri diklaim bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Salah satu tokoh pemuda asal Desa Barakka, Kecamatan Tiworo Selatan, Putri Amelia Sari mengaku kesal dengan tudingan terhadap Bahri.

Kata dia, dengan kepemimpinan Dr Bahri di Mubar telah memberi dampak positif terkait peningkatan kepercayaan publik. Ia menilai Pj Bupati serius dalam menanggapi beragam kritik publik dengan melakukan banyak langkah strategis.

“Setiap ada keluhan masyarakat, Pj Bupati hadir di lapangan untuk memberikan solusi dan bukan janji. Masa depan Mubar semakin baik di tangan Pj Bupati Bahri,” katanya, Sabtu (21/1/2023).

“Kesal juga sama mereka yang mengaku mahasiswa dari Mubar, kuliah di Jakarta, tidak tahu perkembangan Mubar, malah demo terkait masalah di sini,” kesalnya.

Menurut wanita yang juga mahasiswa Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhamadiah Mubar tersebut mengatakan, demonstrasi tersebut tidak berdasar dan syarat dengan kepentingan politik.

“Bisa jadi malah demonstrasinya hanya pesanan. Ada aktor intelektualnya. Mungkin ada kakaknya, adiknya atau sepupunya yang mau jadi Pj Bupati di Mubar,” tegasnya.

Selain itu, tokoh masyarakat Desa Lindo, Kecamatan Wadaga, Mubar, La Ode Usman juga menyesalkan serangan kritik kepada Bahri. Dia mengaku kebijakan Pj Bupati Mubar sangat menyentuh masyarakat bawah.

Dia mengaku tahu persis manfaat program yang telah dijalankan Bahri.

Beberapa program yang dimaksud itu antara lain, pasar murah, bantuan pembangunan masjid, program pembangunan tepung tapioka, BLT APBD untuk masyarakat kelurahan serta tambahan anggaran Rp100 juta per desa. “Setiap ada keluhan masyarakat, Bahri juga turun langsung ke lapangan,” ujarnya.

Menurut La Ode Usman, semua kebijakan yang dilakukan itu betul-betul menyentuh masyarakat bawah.

Atas kebijakan tersebut, kata Usman, Dr Bahri wajib melanjutkan kepemimpinan di Mubar hingga tahun 2024 ke depan, karena baru delapan bulan memimpin, semua kebijakan berdampak langsung kepada masyarakat.

“Jadi masyarakat mendukung Pj Bupati dengan alasan program-program yang diturunkan. Olehnya itu kami berharap, Mendagri bisa memperpanjang masa jabatan Dr Bahri, di Mubar hingga 2024,” harapnya.

Salah satu Tokoh masyarakat di kecamatan Barangka, Mubar, La Nimbara juga angkat bicara soal kritikan kepada Pj Bupti Mubar.

“Terobosan yang dilakukan Pj Bupati Mubar selama ini sangat luar biasa. Salah satunya terkait penambahan anggaran insentif badan perwakilan desa,” katanya.

Selain itu, dia juga menyebut Pemberian subsidi bagi tukang ojek dan sopir mobil, subsidi bunga bagi pelaku UMKM yang mengajukan pinjaman modal.

Sejak memimpin Mubar, Dr Bahri juga telah mengambil kebijakan yang sangat luar biasa untuk kemajuan daerah. Itu dibuktikan dengan adanya pembangunan perkantoran Bumi praja Laworoku, dimana di dalamnya ada kantor bupati, DPRD, dan masjid raya.

“Ini sangat luar biasa. Delapan bulan memimpin sudah bisa mengubah wajah Mubar. Makanya kita bersyukur, Dr Bahri ditunjuk sebagai Pj Mubar,” katanya.

Menurut La Nimbara, apa yang dituduhkan kepada Bahri oleh oknum-oknum itu tidak berdasar. Mereka sengaja menggiring opini untuk mempengaruhi elektabilitas Bahri. Apa lagi momen itu berkaitan dengan pemilihan kepala daerah 2024.

Dia menduga ada oknum yang sengaja merusak dan menjatuhkan citra Pj Bupati. Sebagai tokoh masyarakat, dirinya sangat menyayangkan karena apa yang dituduhkan itu justru berbanding terbalik dengan kenyataan.

“Pasti itu ada sangkut pautnya dengan Pilkada 2024. Makanya, pak Bupati selalu dicarikan celah untuk merusak citranys. Kasihan juga mereka ini mengeritik tapi tidak tahu kondisi sebenarnya,” pungkasnya.

Laporan : Muhammad Nur Alim

Editor

Comment