Lestarikan Budaya Mekongga, Pemda Kolaka Gelar Mosehe Wonua

Uncategorized120 Views
banner 468x60

KOLAKA, TOPIKSULTRA.COM—Pemerintah Kabupaten Kolaka menggelar ritual adat mosehe wonua di cagar budaya nasional Makam Sangia Nibandera, Selasa (26-2-2019). Ritual mosehe wonua dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk melestarikan nilai-nilai budaya Mekongga.

Bupati Kolaka, Ahmad Safei mengatakan, pelaksanaan pesta adat Mekongga mosehe wonua, merupakan upaya Pemda Kolaka untuk melestarikan nilai-nilai budaya Mekongga yang telah diwariskan oleh para leluhur sejak abad ke III.

“Ini merupakan penghargaan masyarakat Mekongga yang masih menghargai eksistensi budayanya yang telah diciptakan dan diwariskan secara turun-temurun,” tuturnya.

Ketua Dewan Adat Mekongga, Jayadin menambahkan, ritual mosehe wonua atau penyucian negeri merupakan ritual adat suku Mekongga yang turun-temurun dilaksanakan oleh para leluhur higga saat ini. Di dalam ritual itu, kata Jayadin, terdapat beberapa makna filosofis, diantaranya untuk membersihkan negeri dari beberapa kejadian buruk yang pernah terjadi seperti perzinahan, perkelahian, sampai gagal panen.

Selanjutnya, kata Jayadin, untuk merajut nilai-nilai persaudaraan yang mungkin terputus akibat silang pendapat sesama anak negeri Mekongga. Mosehe wonua juga bertujuan untuk memperokoh persatuan sesama anak negeri di Bumi Mekongga.

“Sebab kita sadar, persatuan dan kesatuan merupakan modal dasar dan fondasi utama untuk membangun daerah ini,” kata Jayadin.

Selain itu, mosehe wonua merupakan doa dan harapan seluruh masyarakat Kabupaten Kolaka kepada Tuhan agar terhindarkan dari segala bala-musibah.

Melalui mosehe wonua, Jayadin berpesan agar seluruh masyarakat Kabupaten Kolaka menghilangkan perbedaan, dan kembali bersatu membangun Bumi Mekongga.

“Kalau ini bisa kita realisasikan maka Kabupaten Kolaka akan menjadi bumi yang aman, damai, tentram, sesuai harapan kita semua,” ujarnya. (Azhar)

Editor

Comment