TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka Utara (Kolut), Tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga aktif membangun kebersamaan dengan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Senam Pagi Bersama yang melibatkan tokoh masyarakat, insan pers, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Kabupaten Kolaka Utara.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Kejaksaan Negeri Kolaka Utara tersebut digelar pada Jumat pagi (23/1/2026), mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WITA. Senam pagi ini mengusung tema “Men Sana in Corpore Sano: Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.”
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani sekaligus mempererat sinergi, kebersamaan, serta komunikasi antara Kejaksaan dengan tokoh masyarakat, insan pers, dan LSM di wilayah Kolaka Utara.
Sejumlah perwakilan media turut hadir, di antaranya Alfian dari Kabar Kolaka Utara, Suleha dari Kolaka Pos, serta Mahdanur Basri dari Suaranusantaraabadi.com. Dari unsur LSM hadir Ahmad Yarib, Sapri Dona, Mahdanur Basri, Ridal, dan Bahrum dari LSM Gerak Indonesia. Kegiatan ini juga dihadiri tokoh masyarakat Andi Selle, S.I.P., selaku Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kolaka Utara.
Usai pelaksanaan senam pagi, Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka Utara, Mirza Erwinsyah, S.H., M.H., mengajak para peserta melanjutkan kegiatan dengan diskusi ringan bersama tokoh masyarakat, media, dan LSM.
Dalam diskusi tersebut, Mirza Erwinsyah memaparkan salah satu program Kejaksaan yang merupakan bagian dari Jaksa Garda Desa pada Bidang Intelijen Kejaksaan RI. Program ini menempatkan Kejaksaan sebagai mitra pengawal pembangunan desa dan kelurahan melalui Aplikasi Real Time Monitoring Village Management Funding.
Aplikasi tersebut merupakan inovasi digital dari Jaksa Agung Muda Intelijen yang memungkinkan pengawasan dana desa dan kelurahan secara langsung, terintegrasi, dan transparan melalui sistem informasi berbasis digital.
Mirza Erwinsyah menjelaskan bahwa pendataan pengelolaan keuangan desa hingga tahap realisasi melalui aplikasi tersebut di wilayah Kejari Kolaka Utara masih tergolong minim.
“Pada bagian profiling desa, rata-rata telah diisi oleh seluruh desa. Dari total 133 desa dan kelurahan, sebanyak 128 desa telah menginput data keuangan Tahun Anggaran 2025, sementara masih terdapat lima desa yang belum melakukan penginputan,” ujarnya melalui rilis resmi Kasi Intel Kejari Kolut, Jumat (23/1/2026).
Ia menambahkan, untuk bagian rincian realisasi keuangan desa se-Kabupaten Kolaka Utara Tahun Anggaran 2025, hingga saat ini belum ada desa yang melengkapi data tersebut melalui aplikasi.
Penggunaan aplikasi ini bertujuan untuk memantau alokasi anggaran, realisasi keuangan, progres pekerjaan, serta sisa anggaran pada setiap desa dan kelurahan. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan dashboard analitik, visualisasi berbasis GIS (peta lokasi), serta grafik pemantauan secara real time guna mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
“Ke depan, Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Kolaka Utara akan aktif melakukan sosialisasi yang disertai monitoring dan evaluasi secara berkala agar pengisian data keuangan desa melalui aplikasi ini dapat berjalan lengkap, akurat, dan tepat waktu,” tutupnya.
Rangkaian kegiatan Senam Pagi Bersama ini diakhiri pada pukul 11.00 WITA dengan kegiatan santap bersama. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan senam pagi bersama dapat menjadi agenda berkelanjutan yang menumbuhkan budaya hidup sehat sekaligus memperkuat kebersamaan, sinergi, dan kepercayaan antara Kejaksaan dengan tokoh masyarakat, media, dan LSM dalam mendukung penegakan hukum yang humanis dan berintegritas.
Laporan; Ahmar
















Comment