Nama Wabup Dicatut Oknum, Jual Foto Kepala Daerah Seharga Rp 2,5 Juta

Berita, Kolaka Utara1515 Views

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, S.E geram
namanya di catut oleh oknum yang menjual foto Kepala Daerah. Foto itu ditawarkan ke Dinas, Camat, Lurah, Sekolah, dan Kantor Desa dengan harga Rp. 2,5 juta.

Penjualan foto Kepala Daerah itu terkuak di lingkup Pemerintahan Kolaka Utara dan menjadi bahan perbincangan di berbagai kalangan.

Wakil Bupati Kolut, H. Jumarding, secara terbuka mengaku merasa heran dengan adanya praktik nakal di lakukan sejumlah oknum yang menjadikan foto Kepala Daerah dan Gubernur sebagai lahan bisnis menggiurkan, Selasa (20/05/2025).

Hal itu di sampaikannya pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 di Lapangan Aspirasi, Lasusua, Selasa (20/5.2025). Bahkan dirinya melayangkan peringatan keras terhadap praktik tak bermoral itu.

“Saya ingatkan, jangan ada lagi yang datang bawa-bawa nama Bupati atau Wakil untuk jual foto. Silakan cari sendiri fotonya,” tegasnya lantang di hadapan ratusan peserta Upacara. Selasa (20/5/2025).

Lebih lanjut, H. Jumarding mengatakan, oknum-oknum ini sengaja memanfaatkan nama Pimpinan Daerah untuk menawarkan foto resmi Kepala Daerah, lengkap dengan bingkai, kepada para Kepala Desa dan instansi Pemerintahan. Celakanya, harga yang dipatok bisa melonjak drastis hingga 10 kali lipat.

“Satu foto dengan bingkai baru itu paling mahal Rp. 250 ribu. Tapi mereka jual sampai Rp2,5 juta. Ini bukan bisnis biasa, ini bentuk pemalakan,” katanya kesal.

H. Jumarding juga menegaskan bahwa pengadaan foto Kepala Daerah seharusnya dilakukan secara mandiri oleh masing-masing instansi.

Menurutnya, foto resmi memang wajib dipajang sebagai simbol negara, namun tidak boleh menjadi komoditas bisnis yang membebani.

“Foto itu simbol negara, wajib ada di kantor-kantor pemerintahan. Tapi tidak usah mewah. Gunakan bingkai lama, yang penting isinya jelas. Jangan sampai ini jadi proyek akal-akalan,” lanjutnya.

Sebelum menutup arahannya, H. Jumarding kembali pertegas Pemerintah Daerah Kolaka Utara saat ini berkomitmen kuat untuk menjalankan Pemerintahan yang bersih, disiplin, dan bebas dari praktik manipulatif.

Laopran: Ahmar

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment