Pasar Tani Digelar Kementan di Sulawesi Tenggara, Sediakan Kebutuhan Pokok dengan Harga Murah

Berita130 Views
banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KENDARI — Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Pasar Tani dengan menggandeng sejumlah stake holder di halaman Kantor LPP TVRI, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (23/4/2022).

Kementan melalui Balai Karantina Pertanian (Barantan) Kendari menyiapkan 12 jenis bahan pangan pokok berkualitas dengan harga murah untuk dijual selama sehari sejak pukul 09.00 hingga 15.00 Wita.

“Pertama, kami mengapresiasi para stake holder yang telah membantu, sehingga dapat tersedia bahan pangan pokok yang berkualitas dengan harga terjangkau,” kata Kepala Barantan RI, Bambang saat memberikan sambutannya di Kendari, Sabtu (23/4/2022).

Menurut Bambang, jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), harga pangan cenderung mengalami kenaikan, karena adanya peningkatan permintaan. Untuk itu gelar pasar tani menggalang para petani, produsen, dan para pihak agar pangan dapat lebih terjangkau harganya.

Pasar Tani Kementan ini digelar secara serentak di seluruh tanah air selama Ramadan dan jelang lebaran. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) untuk melakukan pengawalan dan monitoring ketersediaan pangan dan harga, khususnya 12 bahan pangan pokok.

Bambang, selaku Penanggung Jawab Pengawalan dan Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan Pokok untuk Pulau Sulawesi. Secara khusus, Bambang menjadi penanggungjawab di Provinsi Sultra  bersama dengan penanggung jawab teknis, Kepala Karantina Pertanian Kendari, Prayitno N Ginting. Hingga masa libur lebaran nanti pihaknya bersinergisitas dengan pemerintah daerah dalam memonitor harga dan ketersediaan bahan pangan pokok  di setiap minggunya. 

Dengan program ini akan didapat data, sehingga jika diperlukan langkah intervensi dalam pendistribusian satu komoditas dari daerah surplus ke daerah defisit dapat dilakukan. Ketersediaan bahan pangan dan kestabilan harga 12 bahan pokok menjadi akhir dari tujuan program ini.

“Dari pantauan data kami, ketersediaan bahan pangan pokok di tanah air cukup, termasuk di Provinsi Sultra. Untuk distribusinya mohon bantuan pihak-pihak keamanan, Bapak TNI, Bapak Polisi,” ujar Bambang.

Cahya, ibu rumah tangga asal Kelurahan Kadia, Kota Kendari menyambut baik gelar pasar tani Kementan. Ia bersama beberapa warga disekitarnya turut berbelanja di stand minyak goreng dan bahan pangan lainnya.

“Sangat senang mi, beli minyak disini hanya Rp. 45 ribu untuk 2 kantong, ayam juga lebih murah,” katanya.

Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas yang hadir dan meresmikan gelar Pasar Tani Kementan di Sultra menyampaikan ucapan terima kasih atas gelar pasar murah bagi masyarakatnya.

“Khusus terkait minyak goreng agar dapat dijaga. Mengingat 65% masyarakat Sultra masih menggemari masakan yang digoreng. Jadi sebelum stock habis agar segera melapor ke satgas ketahanan pangan untuk stabilitas ketersediaan,” kata Lukman.

Bahan pokok yang dipasarkan selain paket minyak goreng juga menyediakan harga distributor yakni gula Rp. 13.500/kg, tepung terigu   Rp.   9.600/kg, ayam kampung  beku Rp. 35.000/kg  ayam potong beku : Rp. 100.000 3 ekor, beras medium Rp. 9.400/kg, beras premium Rp. 10.000 / kg, bawang merah Rp. 25.000 / kg, bawang putih Rp. 28.000 / kg, kacang tanah Rp. 20.000 / liter dan telur jumbo Rp. 45.000 – 48.000 / rak.

Pihak Barantan Kendari membagikan 750 kupon kepada masyarakat. Di dalam kupon tersebut sudah tertera waktu berbelanja untuk menghindari kerumunan sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan.

Laporan: Didul

Editor

Comment