Pemkab Kolut Serahkan Tujuh Unit Rumah Kepada Korban Tanah Longsor

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) menyerahkan 7 unit rumah semi permanen korban tanah longsor.

Rumah tersebut dibangun di atas lahan milik Kepala Desa Batu Ganda, Kecamatan Lasusua.

Bantuan rumah semi permanen ini diserahkan langsung Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Parinringi, SE. M.Si disaksikan Kepala Dinas PUPR, Kadis Infokom, Kepala Inspektorat, Kadis Perumahan dan Pertamanan, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kadis PMD, Kepala Bappeda, Camat Lasusua, dan Pemdes Batu Ganda Permai.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Parinringi menjelaskan, tujuh unit rumah ini dibangun di atas tanah milik Kepala Desa Batuganda Permai. Desain rumah berukuran 5×8 meter persegi menggunakan biaya tak terduga (BTT) sebesar Rp 200 juta.

Kekurangannya Rp 100 juta didanai melalui sumbangan dari kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), DPRD dan Penjabat Bupati Kolaka Utara.

“Dari OPD dan DPRD terkumpul sebanyak Rp 56 juta. Satu unit rumah anggarannya Rp 35 juta, belum termasuk pajak.” ujar Parinringi saat menyerahkan kunci rumah kepada salah satu korban tanah longsor, Kamis (27/7/2023).

Lebih lanjut, Parinringi mengatakan, pembangunan tujuh unit rumah merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten, OPD, DPRD, dan Pemerintah Desa terhadap masyarakat yang ditimpah bencana tanah longsor beberapa waktu lalu.

“Kegiatan ini sangat luar biasa. Ini bisa menjadi contoh bagi pilot projects bagi desa-desa lain di Kolaka Utara ketika ada masyarakat yang tertimpa bencana,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Pertamanan Kolaka Utara, Samsuddin mengatakan, bantuan tujuh unit rumah diberikan kepada tujuh kepala keluarga yang rumahnya tertimpa tanah longsor pada bulan April 2023 lalu.

“Pemerintah Desa bersama Pemerintah Kabupaten berinisiatif membantu karena rumah ketujuh korban ini ludes tidak ada yang bisa diselamatkan. Lokasinya pun sudah tidak layak lagi untuk dijadikan pemukiman,” sebutnya

Sementara itu, salah satu korban bencana, Adryan mengapresiasi, bantuan yang telah diberikan pemerintah daerah dan pemerintah desa kepada dirinya dan enam korban lainnya.

“Kami sangat bersyukur sekali pak atas bantuan yang diberikan pemerintah daerah kepada kami. Kalau tidak ada bantuan rumah ini, tidak tau lagi kita mau tinggal dimana,” ucapnya.

Laporan : Ahmar

Editor

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment