TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Kolaka Utara dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas layanan air bersih milik Perumda Tirta Tampanama Kolaka Utara di empat kecamatan.
Direktur Perumda Tirta Tampanama Kolaka Utara, Tasrim, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa kerusakan terjadi pada sejumlah intake dan jaringan distribusi akibat banjir serta material bawaan arus sungai.
“Ada empat intake di empat kecamatan yang mengalami kerusakan akibat curah hujan tinggi dan banjir. Tim kami langsung bergerak melakukan penanganan agar pelayanan air bersih bisa segera kembali normal,” ujar Tasrim melalui rilis resminya, Ahad malam (24/5/2026).
Lebih lanjut, Tasrim menjelaskan kerusakan pertama terjadi di IKK Kecamatan Kodeoha pada 19 Mei 2026. Banjir besar Sungai Desa Jabal Nur yang menjadi sumber air bersih menyebabkan bak intake tertimbun material pasir dan batu sungai. Selain itu, pipa transmisi juga mengalami penyumbatan akibat material bawaan banjir dan kini telah dilakukan perbaikan.
Selanjutnya, di IKK Kecamatan Tiwu, banjir Sungai Lapolu pada 24 Mei 2026 mengakibatkan bak intake tertimbun pasir dan kayu yang terbawa arus.
Sementara itu, di IKK Kecamatan Pakue Utara, kerusakan terjadi pada 19 Mei 2026 setelah pipa transmisi patah dan terlepas di empat titik akibat pohon tumbang di wilayah pegunungan Desa Lengkongbatu.
Kerusakan juga terjadi di wilayah Kecamatan Tolala pada 19 Mei 2026. Pipa distribusi dilaporkan patah dan sebagian terbawa arus banjir.
Tasrim menegaskan, meski menghadapi kerusakan di sejumlah titik, tim teknis Perumda Tirta Tampanama Kolaka Utara atau yang dikenal dengan sebutan “Anak Ledeng Kolaka Utara” bergerak cepat melakukan perbaikan di lapangan.
“Alhamdulillah, tim kami bekerja keras melakukan perbaikan sehingga pelayanan air bersih di sebagian besar wilayah sudah mulai berfungsi kembali. Untuk wilayah Tiwu saat ini masih dalam tahap pengerjaan,” jelasnya.
Ia juga meminta masyarakat, khususnya pelanggan di wilayah terdampak, untuk bersabar selama proses perbaikan jaringan air bersih masih berlangsung akibat dampak banjir dan cuaca ekstrem.
Laporan: Ahmar



















Comment