Pj. Bupati Mubar Melakukan Penekanan Inflasi, Direktur BI: Berpeluang Raih TPID Award 2023

banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, MUNA BARAT – Menindak lanjuti Perintah Presiden Jokowi Widodo melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada kepala daerah di seluruh Indonesia dalam rangka penekanan inlasi di tahun 2023 ini, Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat (Mubar), Dr. Bahri, S.STP.,M.Si, melakukan kegiatan koordinasi perdananya dengan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di ruang rapat BI. Rabu, (25/01/2023).

Langkah koordinasi yang dilakukan oleh Pemda Mubar, mendapat apresisasi dari pihak BI. Apalagi kebijakan Pj. Mubar diperlihatkan melalui laporan realisasi pelaksanaan atau pengendalian inflasi dari komoditi unggulan yang dilaksanakan pada tahun 2022 lalu.

Pj Bupati Mubar Bahri menyebut, kegiatan koordinasi yang dilakukan perdana di awal tahun 2023 ini adalah sederet upaya memperkuat penangan laju inflasi di daerah yang harus sesegera mungkin dilakukan dan tepat sasaran.

Mubar yang merupakan kabupaten Non Indeks Harga Konsumen (IHK), dalam hal penanganan inflasi berpeluang meraih penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Award tahun 2023 dari Bank Indonesia.

“Kegiatan koordinasi ini menindaklanjuti surat Bank Indonesia perihal penyampaian timeline laporan TPID melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD),” kata Bahri saat ditemui di kantor BI.

Kata Bahri, kegiatan ini untuk menentukan langkah strategis memperkuat pengendalian inflasi dan memitigasi risiko inflasi kedepan di daerah.

Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Kemendagri ini, juga menyampaikan bahwa upaya penanganan inflasi di Muna Barat sudah dilakukan oleh pihaknya pada tahun 2022 lalu. Namun ditahun 2023 ini kembali dilakukan.

Menurutnya, langka pertama yang akan dilakukan melalui ketahanan pangan dengan beberapa komoditas unggulan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Misal, beras, cabe, tomat, minyak goreng, telur dan lainnya.

Apa lagi, lanjut jebolan STPDN 07, kedepan ini akan menghadapi bulan puasa dan hari raya Idul Fitri, jelas akan mengalami lonjakan harga. Untuk itu, dalam mengantisipasi itu dirinya akan melakukan sidak di pasar.

“Jadi kita kembali lagi di nol. Saya akan mulai sidak lagi di pasar-pasar. Muna Barat ini ada tiga wilayah besar termaksud dengan di pulo-pulo. Jadi tahun lalu itu kita sudah lakukan penanganan mulai dari pasar murah, BLT kelurahan, tukang ojek, supir angkot dan lainnya,” jelasanya.

Ditempat yang sama, Kepala Perwakilan BI Sultra Doni Septadijaya mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemda Mubar. Menurutnya Pemda Mubar memiliki respon yang tinggi dalam hal penanganan inflasi.

Terkait peluang Mubar meraih penghargaan TPID Award tahun 2023, Doni Septadijaya menyebut semua daerah memiliki peluang.

“Kalau ada inisiatif lagi yang lebih inovatif lagi dari Pemda Mubar (dalam hal penanganan inflasi, red), bisa berpeluang lah, raih TPID Award 2023,” imbuhnya.

Laporan : Muhammad Nur Alim

Editor

Comment