Politeknik Tridaya Virtu Morosi Konawe Gelar Wisuda Perdana, 110 Lulusan Tiga Prodi Diwisuda

TOPIKSULTRA.COM, KENDARI — Kampus Yayasan Politeknik Tridaya Virtu Morosi (PTVM) Konawe, untuk pertama kalinya menggelar acara wisuda bagi para lulusan. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Sahid Azizah Syariah tersebut menjadi momen bersejarah bagi kampus sekaligus bentuk keberhasilan dalam menjalankan proses pendidikan sejak awal berdiri.

Acara wisuda ini diikuti oleh 110 wisudawan dan wisudawati dari tiga Program Studi (Prodi), yaitu Prodi Teknologi Metalurgi, Teknologi Listrik Industri Logam, dan Teknologi Sipil. Prosesi berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Ketua Yayasan, Direktur Yayasan, dosen, perwakilan Yayasan Jakarta, perwakilan PT PDMI, Lembaga Layanan Dikti Wilayah 9, serta orang tua dan wali tamu undangan.

Direktur PTVM, Prof. M. Ivan, mengatakan bahwa perguruan tinggi ini hadir untuk mewarnai dan melengkapi kebutuhan masyarakat.

“Ini adalah wisuda pertama kami sebagai politeknik yang ada di Sultra. Kami berharap para lulusan ini dapat menjadi SDM unggul yang mampu memperkaya potensi yang ada di Sulawesi Tenggara,” ujar Prof. M. Ivan.

“Sejauh ini kita terus membuka komunikasi dan melihat siapa saja di industri-industri yang memang bisa diakses. Kalau bicara MoU, sudah ada dengan beberapa perusahaan, tetapi penggunaan atau penyerapan SDM masih terus kami komunikasikan,” jelasnya.

Sementara itu, Al Zulkifli, wisudawan dari Prodi Teknologi Metalurgi, berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dengan nilai 3,95. Pencapaian tersebut menjadi hasil dari kerja keras, kedisiplinan, serta ketekunan selama menjalani proses pendidikan di PTVM.

“Kunci menjadi yang terbaik itu pertama harus disiplin, mengerjakan tugas kampus, dan mencari teman sebagai rival untuk saling mengajar satu sama lain,” ujar Al Zulkifli.

Dalam kesempatan tersebut, Al Zulkifli mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya. Ia juga menyampaikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan tolak ukur seseorang untuk meraih mimpi menjadi yang terbaik.

“Keluarga saya orang yang sederhana. Saya pernah berpikir untuk berhenti kuliah, tetapi orang tua selalu mendukung meskipun keduanya berwiraswasta. Harapan saya ke depan ingin melanjutkan kuliah jika ada rezeki atau beasiswa,” ucapnya.

Laporan: Shandra

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment