Promosi Potensi Investasi Daerah di Yogyakarta, Mubar Sabet Penghargaan

Berita, Muna Barat105 Views
banner 468x60

MUNA BARAT, TOPIKSULTRA.COM — Pemerintah Daerah Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) baru-baru ini mengikuti Pameran Terpadu yang diselenggarakan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pameran tersebut dihadiri 22 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Pameran tersebut diinisiasi oleh PT. Feraco, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa khususnya pada promosi potensi unggulan yang dimiliki oleh daerah.

Pameran Terpadu tersebut terbagi beberapa item diantaranya adalah investasi daerah (Invesda) expo, gebyar UMKM dan Koperasi expo, pesona wisata nusantara dan pameran pangan nusantara expo 2021.

Pada ajang tersebut Kabupaten Muna Barat dianugerahi penghargaan harapan satu dengan total nilai 2.600 atau peringkat ke empat menyalip 18 peserta lainnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Mubar, Liber mengatakan, Kriteria penilaian ada tiga aspek yakni penampilan keindahan desain stan baik itu interior maupun eksterior, penampilan materi informasi yang ditampilkan, penampilan dan ketrampian petugas stan dan penerang stan.

“Dari tiga kriteria tersebut Mubar memperoleh harapan satu dengan nilai 2.600,” terangnya, melalui telpon selulernya.

Liber, mengatakan Pemda
Mubar pada ajang tersebut memamerkan sejumlah potensi investasi yang dimiliki diantaranya, kerajinan sarung tenun, jambu mete, udang, kepiting rajungan, anyaman nentu, potensi pariwisata dan pertanian dan potensi lainnya.

“Lewat ajang itu kita promosika potensi Mubar . Paling tidak 22 peserta dari berbagai daerah dapat mengenal produk unggulan Mubar. Harapan kita dengan intens melakukan promosi seperti ini, investor berminat hadir di Mubar untuk menanamkan modalnya,” katanya.

Liber mengatakan, Mubar memiliki banyak potensi investasi di berbagai sektor.
Sektor pertanian, Mubar mempunyai lahan luas dan subur untuk tanaman padi dan jagung hibrida.Sektor peternakan ada potensi investasi pengembangan ternak sapi. Ini juga didukung lahan luas dan lahan yang subur. Bidang pariwisata, Mubar punya Pulau Indo dan tempat wisata yang menarik lainnya.

“Sektor perhubungan Mubar ada potensi investasi pembangunan pelabuhan kontainer dan jalan tol. Posisi Mubar yang bertetangga dengan enam kabupaten sangat strategis untuk dibangun pelabuhan peti kemas dan pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kabupaten Muna dan Buton Tengah”,ujar Liber.

Pemda Mubar juga merupakan salah satu daerah yang memiliki sarana transportasi yang memadai baik darat, laut maupun udara. Ini merupakan salah satu faktor utama dalam mempermudah urusan investasi di wilayah tersebut.

“Transportasi udara ada Bandara Sugimanuru, transportasi laut ada pelabuhan Fery Tondasi. Sarana infrastruktur jalan juga sudah merata di wilayah Mubar. Saya kira hal ini membuat investor aman dan nyaman menanamkan modalnya di Mubar,”kata liber

Sementara itu, La Jono, Selaku Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mubar menyampaikan bahwa disisi perikanan dan kelautan, Mubar memiliki komoditi kepiting rajungan, ikan pelagis dan lobster.Sektor budidaya rumput laut, udang dan lain juga menjanjikan

“Potensi ini juga ditunjang laut yang luas dan luas lahan untuk pembuatan tambak. Sampai saat ini potensi yang ada ini masih dikelola secara tradisional. Kita mengajak investor untuk berinvestasi di Mubar”, terangnya.

Laporan: La Ode Pialo

Editor