Seorang Nelayan Buton Hilang Saat Mencari Ikan, Warga Temukan HP Korban

Berita, Buton140 Views
banner 468x60

TOPIKSULTRA.COM, BUTON – Seorang nelayan warga Desa Lasalimu, La Epo (43) hilang di laut saat mencari ikan di perairan Lasalimu, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (1/8/2023).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Muhamad Arafah mengatakan, pada Pukul 4.00 Wita korban bersama 5 Orang rekannya dengan menggunakan masing-masing longboat pergi melaut mencari ikan di perairan Lasalimu dengan jarak sekitar 8 Nautical Mile (NM) atau Mil Laut.

“Hingga pukul 12.00 Wita pada saat rekan-rekan korban kembali, diketahui korban tidak terlihat sehingga diputuskan untuk kembali mencari korban,” kata Muhamad Arafah.

Selanjutnya pada pukul 13.30 Wita salah seorang keluarga korban yang berusaha menghubungi korban melalui telepon genggam berhasil diangkat, namun yang mengangkat adalah warga Desa Kioko Buton Utara (Butur) yang menginformasikan menemukan longboat korban di sekitar perairan Desa Kioko dalam keadaan kosong.

“Hanya ditemukan telepon genggam dan pancing milik korban,” jelasnya.

Selanjutnya, KPP Kendari yang menerima informasi mengenai korban hilang tersebut, pada pukul 22.16 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju Last Known Position (LKP) dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan SAR.
Jarak tempuh LKP dengan Pos SAR Wakatobi sekitar 19 NM.

Pada Rabu (2/8/2023) pukul 22.50 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi dihantam gelombang tinggi disekitar perairan Wakatobi sehingga diputuskan untuk kembali ke Wancimengingat. Kondisi alam tidak memungkinkan untuk dilakukan Pencarian terhadap korban. Pada pukul 23.30 Wita RIB tiba di dermaga Wanci.

“Selanjutnya pada pukul 06.30 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi melanjutkan pencarian dengan luas area pencarian pada hari ini sekitar 21 NM² dari perkiraan LKP,” jelasnya.

Hingga memasuki pukul 17.40 Wita, pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dengan hasil Nihil. Pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Kamis, 3 Agustus.

Laporan: Aris

Editor

Comment