TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Suasana rapat internal di Sekretariat Daerah Kolaka Utara mendadak berubah tegang ketika puluhan ASN diminta tetap berada di tempat. Pemerintah daerah bersama Satres Narkoba Polres Kolut langsung menggelar inspeksi mendadak (sidak) tes urine pada Jumat siang (5/12/2025) sekitar pukul 14.00 Wita.
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada aparatur yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Dari 32 ASN yang diperiksa, seluruhnya dinyatakan negatif.
Kegiatan pengambilan sampel urine dipusatkan di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara menggunakan alat tes dari Satres Narkoba Polres Kolaka Utara.
Sekretaris Daerah Kolaka Utara, H. Muhammad Idrus, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa pemeriksaan secara mendadak merupakan strategi pencegahan yang efektif untuk menjaga objektivitas.
“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini adalah tes urine mendadak bagi ASN di lingkup Kantor Bupati. Ini akan terus berlanjut, namun waktu dan tempatnya akan dirahasiakan agar pemeriksaan berjalan objektif,” ujar H. Muhammad Idrus kepada wartawan, Jumat (5/12/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemeriksaan tidak hanya dilakukan di Sekretariat Daerah, tetapi akan diperluas ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kita mulai dari lingkup kantor bupati, kemudian kita sasar seluruh OPD. Semua ASN tanpa pengecualian, mulai dari pimpinan OPD hingga staf, akan mengikuti tes urine,” jelasnya.
Menurut Idrus, Aparatur Sipil Negara merupakan wajah Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, sehingga memastikan mereka bebas dari narkoba menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Salah satu ukuran pemerintahan yang berjalan baik adalah ketika aparatnya bersih dari narkoba. Pemeriksaan ini memastikan, bukan sekadar menduga, apakah ada pegawai yang terindikasi atau tidak,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Kolaka Utara, IPTU Badmar Ricky P., menyampaikan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan.
“Dari 32 ASN yang diperiksa, seluruhnya negatif. Ini merupakan tindak lanjut kebijakan pusat dalam memastikan ASN bebas dari penyalahgunaan narkotika,” katanya.
Ia menambahkan bahwa tes urine mendadak ini akan menjadi langkah awal dari rangkaian pemeriksaan berkala. Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memastikan kegiatan serupa akan diperluas ke seluruh perangkat daerah guna menjaga profesionalisme, integritas, dan kepercayaan publik terhadap birokrasi.
Laporan: Ahmar

















Comment