Brimob Sultra Tanam Jagung Kuartal IV di Lawolatu, Dorong Ketahanan Pangan Daerah

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Suasana pagi di Desa Lalowatu, Kecamatan Ngapa, pada Sabtu (22/11/2025) terasa lebih hangat dari biasanya. Sejak pukul 08.30 WITA, lahan pertanian di desa tersebut menjadi pusat kegiatan kolaboratif antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tenggara bersama Polres Kolaka Utara dan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar kegiatan Penanaman Jagung Kuartal IV, sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan nasional.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sultra, Kompol Jamaluddin Saho, S.H.I., M.H. Turut hadir sejumlah pejabat dan unsur masyarakat yakni Wakapolres Kolaka Utara, Kompol Ilham, S.H., Pasi Min Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sultra, IPTU Usman, S.H., M.H., CPM. Kapolsek Ngapa, IPDA Julbakti, S.H. Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sultra. Personel Polsek Ngapa. Bhayangkari Ranting Batalyon C Satbrimob. Penyuluh Pertanian Desa Lalowatu. Para petani Desa Lalowatu.

Kompol Jamaluddin Saho menegaskan bahwa penanaman jagung ini merupakan langkah strategis di tengah dinamika global yang memengaruhi ketersediaan pangan.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga kemampuan masyarakat menghadapi perubahan ekonomi dunia,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa program Penanaman Jagung Kuartal IV merupakan agenda terkoordinasi antara Polri dan Kementerian Pertanian. Program ini tidak hanya menargetkan peningkatan produktivitas dan kualitas panen, tetapi juga bertujuan memperkuat kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan pendapatan hasil pertanian.

Jagung dipilih sebagai komoditas utama karena potensinya yang besar dalam menunjang kebutuhan pangan nasional. Melalui dukungan lintas sektoral mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, hingga petani lokal program ini diharapkan menjadi fondasi ketahanan pangan yang lebih kuat di Kabupaten Kolaka Utara

“Program ini mencerminkan semangat gotong royong bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan pangan global,” ujar Kompol Jamaluddin Saho dalam rilis resminya, Sabtu (22/11/2025).

Ia menambahkan bahwa dengan kerja sama semua pihak, kegiatan penanaman jagung ini diharapkan menjadi contoh sinergi berkelanjutan dalam membangun sektor pertanian yang lebih tangguh dan mandiri di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kabupaten Kolaka Utara.

Laporan: Ahmar

Comment