TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Kolaka Utara (Kolut), Nur Rahman Umar – H. Abbas resmi berakhir pada 22 Agustus 2022. Dimalam penutupan acara pameran pembangunan Semarak 5 Kepimpinan Annur di Alun-Alun Kota Lasusua, pasangan ini menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Kolut dan pamit undur diri dari kursi kepemimpinan yang diemban sejak 2017 silam. Sabtu Malam (20/8/2022).
Dalam penutupan acara tersebut, dihadiri oleh unsur pimpinan DPRD bersama anggota, Forkompinda, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa dan lingkup Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara serta ribuan masyarakat yang menyaksikan penampilan artis dangdut ibu kota Selfi Lida dan Ical D’Academy.
Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar mengatakan kebersamaannya bersama H Abbas SE diharapkan tetap terjaga, saling menghormati dan hubungan silaturahmi tetap terjaga. Regulasilah yang mengharuskan keduanya harus meninggalkan tampuk pemerintahan.
Nur Rahman menyampaikan, Lima tahun menahkodai Kolut tentu masih ada hal-hal yang belum sempurna atau diselesaikan. Meski demikian, jika tugas dan progam keduanya dianggap baik maka selanjutnya mereka siap melanjutkan.
“kekurangan dari kami berdua merupakan tanda jika telah berbuat. Olehnya, semangat dan komitmen mengawal Kolut tidak akan pernah surut,” ucapnya.
Melalui kesempatan ini pula, ia mengucap terima kasih kepada jajaran DPRD dan instansi vertikal yang berada di wilayah Kolut tanpa terkecuali atas kerjasama yang telah terjalin baik selama ini. Tak lupa pula ucapan ini disampaikan kepada semua unsur pemerintahan mulai dari Sekda hingga aparat desa serta masyarakat Kolut pada umumnya yang turut berpastisipasi membangun daerah.
Pada kesempatan yang sama, dirinya juga menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada segenap insan pers, baik yang telah membantu memberitakan capaian program pemerintah maupun yang kerap mengkritik secara terus-menerus kegiatan pemda dari berbagai aspek.
“Pers ini salah satu bentuk pengawalan roda pemerintahan, kalau ada perbedaan itu soal fungsi saja. Sebab pada akhirnya yang kita kerjakan semuanya bermuara pada kecintaan kepada Kolut,” katanya.
Nur Rahman membeberkan, lima tahun memimpin Kolaka Utara telah banyak penghargaan yang ditoreh pemerintah. Sejak 2014-2021, tercatat telah meraih 8 kali WTP dari BPK RI. Selain itu, Kolut mendapat penghargaan terkait serapan anggaran terbaik nasional, Adipura 6 kali berturut-turut serta yang paling membanggakan ditingkat nasional yakni dibidang pencatatan sipil dan kependudukan.
Lebih lanjut ia menyampaikan capaian dan hasil kerja lainnya, yakni terkait perpustakaan inklusif yang menoreh predikat perencanaan terbaik di Sultra, penyediaan kendaraan anak sekolah hingga pelosok desa, revitalisasi, pengembangan kawasan kakao terintegrasi, peningkatan sarana kesehatan dan hampir seluruhnya puskesmas di Kolut terakreditasi.
Disektor infrastruktur, ia mengklaim panjang jalan yang telah direalisasikan pengaspalannya mencapai 71,34 km dan 32 unit jembatan. Bahkan menurutnya, Pemda Kolut juga telah menyediakan lokasi pembangunan bandara serta beberapa capaian lainnya yang tidak disebutkan satu per satu.
“Untuk itu, setiap kekurangan dari kami, baik disengaja maupun tidak, apakah dalam bentuk kebijakan maupun ucapan dan tingkah laku, saya bersama keluarga dan wakil Bupati serta keluarga mohon dibukakan pintu maaf yang selebar lebarnya,”pungkasnya
Laporan : Ahmar








Comment