Dua Desa di Kolut Diterjang Angin Kencang, BPBD Laporkan Kerusakan Rumah Warga

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, merilis laporan resmi terkait dua kejadian angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Batu Putih pada Rabu dan Kamis, 19–20 November 2025. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda.

Kepala Pelaksana BPBD Kolaka Utara, Mukramin, S.E., M.M., menyampaikan laporan tersebut setelah menerima informasi dari Kepala Desa Lelewawo dan hasil kaji cepat tim BPBD di lokasi kejadian.

Angin kencang disertai hujan deras melanda Desa Lelewawo pada Kamis, 20 November 2025, sekitar pukul 21.30 WITA, menyebabkan satu unit rumah milik Palurui (58) mengalami kerusakan ringan setelah bagian atap (seng) terangkat oleh tiupan angin.

“Peristiwa terjadi pada malam hari sehingga memicu kepanikan warga, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa,” ujar Mukramin melalui rilis resminya, Jumat (21/11/2025).

Mukramin menjelaskan bahwa penanganan sementara telah dilakukan oleh Tim Terpadu BPBD bersama OPD terkait, meliputi pembersihan material dan perbaikan darurat pada rumah yang terdampak.

“Kebutuhan mendesak untuk perbaikan rumah meliputi seng 10 kaki sebanyak 40 lembar, kayu balok, serta paku seng sebanyak 3 dos,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat wilayah Kolaka Utara sedang memasuki musim hujan yang kerap disertai angin kencang.

Sehari sebelumnya, pada Rabu, 19 November 2025, sekitar pukul 20.30 WITA, angin kencang juga menerjang Desa Puncak Harapan, Kecamatan Batu Putih. Satu unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan sedang. Berdasarkan laporan Kepala Desa Puncak Harapan dan hasil kaji cepat BPBD, kondisi permukiman yang berada di dataran tinggi membuat kawasan tersebut rawan terdampak angin kencang.

“Peristiwa ini juga terjadi pada malam hari sehingga menimbulkan kepanikan warga, meskipun tidak ada korban jiwa. Penanganan sementara dilakukan dengan membersihkan material bangunan dan melakukan perbaikan darurat,” jelas Mukramin.

Untuk pemulihan, sejumlah kebutuhan material yang diperlukan antara lain: 40 lembar seng, 7 lembar seng plat, papan 0,5 milimeter, kayu balok 5/10 cm, dan 3 dos paku seng.

BPBD Kolaka Utara mengingatkan masyarakat di wilayah perbukitan dan pesisir untuk tetap siaga menghadapi potensi angin kencang selama musim hujan.

“Kami terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan pemerintah desa. Warga diimbau segera melapor jika terjadi kejadian serupa agar penanganan cepat dapat dilakukan,” tegas Mukramin.

BPBD Kolut juga memastikan bahwa tim terpadu siap memberikan bantuan darurat dan melakukan pendataan kebutuhan warga untuk proses pemulihan tahap berikutnya.

Laporan: Ahmar

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment