TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Operasi pencarian 11 tahanan yang kabur dari ruang tahanan Polres Kolaka Utara (Kolut) pada Kamis (2/7/2026) dini hari lalu kembali membuahkan hasil. Memasuki hari ketiga pencarian, tim gabungan berhasil menangkap satu tahanan lagi bernama Paril alias Farel, tersangka kasus pencurian dengan pemberatan.
Penangkapan buronan keenam ini dilakukan oleh tim gabungan URC bersama personel Polres Kolut yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kolaka Utara, Iptu Maharani, S.H.
Kasubsid PIDM Humas Polres Kolaka Utara, Ahmad Syaiful, S.H., membenarkan penangkapan tersebut. Farel berhasil diamankan pada Sabtu (4/7/2026) pagi sekitar pukul 08.45 Wita di kawasan Desa Timampu, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, tepatnya di sekitar Danau Towuti.
“Benar, satu orang tahanan atas nama Paril alias Farel berhasil diamankan pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.45 Wita di kawasan Danau Towuti, Desa Timampu, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Dengan tertangkapnya Farel, hingga saat ini sudah enam tahanan yang berhasil diamankan dan tersisa lima orang lagi dalam pengejaran,” ujar Ahmad Syaiful melalui pesan singkat, Ahad (5/7/2026).
Adapun lima tahanan yang masih buron dan dalam pengejaran intensif yaitu Nasruddin alias Unding (kasus narkotika), Rama (KDRT), Irwan S alias Iwan (curat), Taslim (curat), dan Muh. Idris (penganiayaan/KDRT).
Polres Kolaka Utara terus melakukan operasi pencarian dengan mengerahkan seluruh jajaran kepolisian untuk menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian, baik di wilayah Kolut maupun di beberapa daerah di Sulawesi Selatan.
Kapolres Kolaka Utara, AKBP R. Todoan Agung Gultom, S.I.K., menegaskan operasi pencarian tidak akan dihentikan hingga seluruh tahanan yang kabur berhasil dibawa kembali ke sel.
“Ya, benar satu orang tahanan telah kami amankan di Desa Timampu, kawasan Danau Towuti, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Dengan demikian, jumlah tahanan yang berhasil diamankan menjadi enam orang, sedangkan lima lainnya masih dalam pengejaran. Seluruh personel tetap bekerja di lapangan dan operasi akan terus dilanjutkan sampai seluruhnya berhasil diamankan,” tegas Kapolres.
Kapolres juga mengimbau kepada para tahanan yang masih buron agar kooperatif dan segera menyerahkan diri.
“Kami mengimbau lima tahanan yang masih buron agar segera menyerahkan diri. Kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan mereka, kami berharap segera memberikan informasi kepada kepolisian melalui layanan telepon 110 agar proses pengamanan dapat segera dilakukan,” pungkasnya.
Laporan: Ahmar
















Comment