TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Hujan deras yang melanda Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, sejak Jumat malam (18/4/2025) hingga Sabtu dini hari, mengakibatkan banjir besar merendam empat desa dan memutus dua akses jembatan gantung antarwilayah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka Utara, Andi Faizal, membenarkan kejadian banjir yang mengguyur wilayah Kecamatan Lasusua yang memicu luapan sungai. Desa-desa terdampak meliputi Desa Ponggiha, Tojabi, Batu Ganda, dan Watuliu.
“Desa Batu Ganda mengalami dampak terparah. Akses jalan ke Dusun 3, 5, dan 6 terputus, mengisolasi sekitar 230 rumah. Dua jembatan gantung yang menjadi penghubung utama antar dusun ikut putus,” ujar Andi Faisal kepada Wartawan Sabtu (19/4/2025)
Lebih lanjut, Andi Faisal mengatakan bahwa di Desa Ponggiha, sebanyak 47 rumah terdampak, termasuk dua fasilitas umum berupa masjid dan sekolah. Sementara itu, di Desa Tojabi, banjir menggenangi 41 rumah serta Rumah Sakit Djafar Harun, yang ikut terdampak luapan air. Hingga kini, dampak di Desa Watuliu masih dalam proses pendataan.
Ketinggian air di beberapa titik mencapai setinggi pinggang orang dewasa. Selain permukiman, banjir juga melumpuhkan fasilitas kesehatan dan infrastruktur utama.
BPBD bersama instansi terkait seperti Damkar, Dinas PU, Satpol PP, TNI, dan Polri telah bergerak cepat melakukan evakuasi warga serta membersihkan area terdampak. Langkah awal penanganan mencakup normalisasi sungai dan perbaikan tanggul.
“Distribusi bantuan logistik segera dilakukan setelah pendataan rampung,” ucapnya
Pantauan di lapangan menunjukkan jembatan gantung di Desa Batu Ganda yang baru saja diperbaiki roboh akibat tergerus derasnya arus. Cor pengikat sling jembatan amblas, memutus akses warga. Selain itu, pipa air minum yang selama ini disuplai dari pegunungan ikut terputus. Kepala desa dan warga bergerak cepat menyambung kembali instalasi pipa untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Kondisi jalan menuju desa juga rusak parah. Aspal amblas dan satu jembatan lainnya tampak miring akibat tanah longsor di sekitarnya, menambah tantangan dalam proses evakuasi dan distribusi bantuan.
Laporan: Ahmar















Comment