TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — PT. Riota Jaya Lestari memperingati Hari Menanam Pohon Nasional dengan menanam 5.000 bibit mangrove di pesisir Desa Sulaho, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian pesisir sekaligus implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Acara penanaman mangrove tersebut dihadiri oleh Wakapolres Kolaka Utara Kompol Ilham, S.H., M.H.; Danyon Brimob Kolaka Utara; TNI Angkatan Laut; Kepala Bidang Konservasi Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka Utara; Kepala Desa Sulaho; perwakilan masyarakat; kelompok pecinta alam; komunitas mahasiswa; serta perwakilan sejumlah perusahaan mitra seperti PT Citra Silika Mallawa, PT Putra Dermawan Pratama, PT Rava Athaya, dan PT Bumi Dua Mineral.
Wakapolres Kolaka Utara, Kompol Ilham, menekankan pentingnya pemanfaatan lahan pesisir secara bijak agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mencegah abrasi pantai.
“Pemanfaatan lahan pesisir untuk kegiatan penghijauan seperti ini memiliki arti besar bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat. Mangrove tidak hanya menjaga ekosistem dan mencegah abrasi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi warga pesisir. Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi dorongan bagi semua pihak untuk terus menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasional & Development Program PT Riota Jaya Lestari, Misdar, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan roadmap perusahaan menuju operasi yang lebih hijau dan bertanggung jawab sebagai bagian dari komitmen dalam melaksanakan TJSL berkelanjutan sesuai standar ESG.
“Kami ingin berkontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan alam dan keberlanjutan lingkungan hidup. Penanaman 5.000 bibit mangrove ini merupakan langkah strategis dalam mendukung mitigasi perubahan iklim dan pengurangan dampak pemanasan global sesuai standar ESG,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Head PR dan Community Development PT Riota Jaya Lestari, Saipullah, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap target Net Zero Emission 2060.
“Penanaman mangrove ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam pilar lingkungan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, sekaligus selaras dengan target pemerintah menuju Net Zero Emission 2060 untuk mengurangi dampak pemanasan global dan perubahan iklim,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa program lingkungan ini akan terus berlanjut sesuai arahan manajemen dan baseline program, sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir.
Kepala Desa Sulaho, Nasir, turut mengapresiasi dukungan PT Riota Jaya Lestari terhadap pelestarian lingkungan pesisir dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Mangrove yang ditanam hari ini adalah warisan lingkungan bagi anak cucu kami, sekaligus pelindung alam pesisir dari abrasi dan bencana. Kami sangat mengapresiasi kepedulian PT Riota Jaya Lestari,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan salah satu warga Desa Sulaho, Intan, yang menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai penanaman mangrove membawa manfaat besar dalam jangka panjang.
“Ini bukan hanya untuk kita sekarang, tetapi untuk anak cucu kita nanti. Jadi ini sangat positif bagi kami masyarakat pesisir,” ujarnya.
Laporan: Ahmar















Comment