TOPIKSULTRA.COM — Operasi pencarian tahanan yang kabur dari ruang tahanan Polres Kolaka Utara (Kolut) kembali membuahkan hasil. Memasuki hari kedua operasi, satu lagi tahanan bernama Ilham alias Ilo berhasil diamankan. Tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini memilih menyerahkan diri setelah ruang geraknya dipersempit oleh petugas.
Proses penangkapan Ilham berlangsung cukup dramatis selama hampir empat jam. Setelah keberadaannya terendus aparat, pengejaran intensif dimulai sejak pukul 18.00 Wita, membentang dari wilayah Kelurahan Lasusua hingga ke Desa Tojabi, Kecamatan Lasusua. Karena posisi yang semakin terdesak, Ilham akhirnya menyerahkan diri pada Jumat malam (3/7/2026) sekitar pukul 21.50 Wita.
Kasubsid PIDM Humas Polres Kolaka Utara, Ahmad Syaiful, S.H., membenarkan penangkapan tahanan kelima tersebut.
“Sejak diketahui posisi tahanan ini mulai pukul 18.00 Wita, kami melakukan pengejaran dari Kelurahan Lasusua sampai ke wilayah Desa Tojabi. Sekitar pukul 21.50 Wita yang bersangkutan sudah terdesak dan kemudian memutuskan menyerahkan diri. Dengan bertambahnya satu tahanan ini, total sudah lima dari 11 tahanan yang kembali diamankan,” ujar Ahmad Syaiful melalui rilis resminya, Sabtu (4/7/2026).
Sebelum Ilham menyerahkan diri, aparat telah lebih dahulu meringkus empat tahanan lainnya, yaitu Muhammad Sidik, Sahrul, Agrivaldi, dan Junaidi.
Dengan demikian, saat ini tersisa enam tahanan lagi yang masih dalam pengejaran intensif. Keenam buronan tersebut adalah Nasruddin alias Unding (kasus narkotika), Rama (KDRT), Irwan S alias Iwan (pencurian dengan pemberatan), Taslim (pencurian dengan pemberatan), Muh. Idris (penganiayaan/KDRT), serta Paril alias Farel (pencurian dengan pemberatan).
Kapolres Kolaka Utara, AKBP R. Todoan Agung Gultom, S.I.K., menegaskan bahwa operasi pencarian masif ini tidak akan dihentikan hingga seluruh tahanan yang kabur berhasil dibawa kembali ke sel Mapolres.
“Malam ini, tepatnya di hari kedua operasi, Jumat malam (3/7/2026), satu orang tahanan telah kami amankan kembali setelah terdesak dan menyerahkan diri. Saat ini masih tersisa enam tahanan yang dalam pengejaran. Seluruh personel tetap bersiaga di lapangan dan operasi akan terus kami lanjutkan sampai tuntas,” tegas Kapolres.
Pihak Polres Kolaka Utara kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada enam tahanan yang masih buron agar segera menyerahkan diri secara kooperatif. Masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan para buronan tersebut juga diminta segera menghubungi kepolisian melalui layanan panggilan darurat 110 atau melapor ke kantor polisi terdekat.
Laporan: Ahmar


















Comment