Warga Desa Nimbuneha Keluhkan Pemasangan Instalasi Listrik Diduga Tidak Sesuai Volume dan Bestek

Berita, Kolaka Utara1472 Views

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Salah Satu Warga Desa Nimbuneha,Herdin Kecamatan Ngapa keluhkan pemasangan Intalasi KwH listrik yang terpasang di rumah masyarakat. Heesin mensuga yang tidak sesuai volume san bestek. Menurutnya, Pemerintah Desa Nimbuneha menggelontorkan anggaran sebanyak 105 juta dengan jumlah KwH sebanyak 30 Unit.

“Kami ketahui sebanyak 30 unit KwH siap di pasang namun pada kenyataannya yang terpasang hanya 29 Unit saja. Pertanyaannya di kemana satunya lagi,” ujar Herdin kepada Wartawan melalui via whatsAppnya.Rabu (23/4/2025).

Lebih lanjut, Herdin menyebut jumlah anggaran ini berasal dari Dana Desa yang di anggarkan pada tahun 2024 dan baru pada tahun 2025 ini pihak rekanan merampungkan pekerjaannya.

“Kami menduga biaya pemasangan instalasi di setiap rumah itu sebesar Rp. 3,5 juta namun faktanya anggaran yang digunakan Rp. 2,5 juta dengan rimcian belanja untuk pemasangan instalasi setiap rumah hanya ada 2 stop kontak, Kabel 2 x 1,5 sebanyak 20 meter, Kabel 3 x 1,5 sebanyak 10 meter serta SLO dan nidi,” ungkapnya

Menurut Herdin, jumlah anggaran sebesar itu tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh warga Desa Nimbuneha bahkan juga masih ada satu unit KwH tersisa.

“Tidak tahu mereka pasang dimana padahal di Masjid sudah ada KwH berasal dari sumbangan dari pihak Pendor rekanan PLN,” sebutnya

Menurutnya, bukan hanya persoalan proyek pengadaan tetapi sejumlah proyek lainnya juga bermasalah.

“Bukan hanya proyek KwH tetapi juga ada beberapa kami jumpai dilapangan sejumlah pekerjaan proyek di Desa ini bermasalah dan tidak sesuai fakta di lapangan. Dikerjakan tidak sesuai gambar dan ada jg pekerjaan 1 unit wc umum di kerjakan oleh anggota BPD sebagi pemborong dan tenaga kasar/kepala tukan,” bebernya.

Sementara itu, pihak rekanan saat di hubungi pada Selasa malam (22/4/2025) tepatnya pada pukul. 18.18 wita baik melalui telpon WhatsApp belum memberikan respon.

Sementara itu, Kepala Desa Nimbuneha Kecamatan Ngapa,Safitri Handayani saat di hubungi melalui via WhatsAppnya Rabu Pagi (23/4/2025) tepatnya pada pukul.11.47 Wita hanya mempersilakan wartawan turun lapangan.

“Iye, untuk info jelasnya kita cek di lapangan saja pak. Mungkin itu lebih meyakinkan. Atau mungkin langsung tanya warga,” ucapnya singkat.

Laporan: Ahmar

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment