Tanpa Kehadiran Pemkab Kolut, RDP Soal Pupuk Subsidi Batal Terlaksana

Berita, Kolaka Utara1584 Views

TOPIKSULTRA.COM, KOLAKA UTARA — Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Pemkab Kolut) absen menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Pupuk bersubsidi sehingga membuat massa yang hadir sedikit geram pasalnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sudah melayangkan surat jadwal RDP kedua. Namun mereka beralasan masih memiliki kesibukan.

Massa aksi yang hadir tersebut diterima langsung Wakil Komisi II DPRD bersepakat membuat jadwal ulang RDP pada hari Senin, (29/9/2025) mendatang.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kolaka Utara, Ansar Ahosa, S.Sos menyampaikan kepada massa aksi yang hadir di gedung DPRD bahwa hari ini Pemkab melalui Dinas terkait tidak hadir dan mereka minta dijadwalkan ulang.

“Jadi begini, pada hari selasa yang lalu memang saudara-saudara kita dari HMI menyampaikan aspirasi terkait persoalan pupuk bersubsidi. Harga yang tidak berkesesuaian antara harga eceran tertinggi yang seharusnya berdasarkan dengan peraturan Mentan dengan apa yang ada di lapangan,” ujar Ansar Ahosa kepada Wartawan usai menenangkan massa aksi. Jum’at (26/9/2025)

Lebih lanjut, Ansar menyebut sebenarnya awalnya memang kita jadwalkan di hari Jumat ini tapi karena setelah kita berkoordinasi dengan beberapa SKPD terkait yang berkaitan dengan pengawasan pupuk bersubsidi itu banyak yang tidak ada di dalam daerah sehingga mereka juga memang meminta untuk dilaksanakan RDP pada hari Senin.

“Termasuk kawan-kawan kami ini yang banyak di luar karena ada kegiatan partai banyak yang tidak ada di kantor, sehingga mereka juga meminta untuk dilaksanakan pada hari Senin besok tanggal (29/9/2025),” sebutnya

Menurut, Ansar Ahosa kenapa hari ini kami bersepakat dengan Mahasiswa pengurus cabang HMI Kolaka Utara bersama para petani tidak melaksanakan RDP karena kita rencanakan rapat terbuka untuk umum.

“Tapi insya Allah hari Senin, pihak sekretariat DPRD sudah menyampaikan undangan ke pihak-pihak terkait yang berkaitan dengan pengawasan pupuk bersubsidi ini termasuk kawan-kawan kami juga yang lagi tugas di luar daerah sudah bisa hadir karena kegiatan mereka sudah rampung,”ungkapnya.

Selain itu, Ansar Ahosa mengatakan selain Pemkab yang diundang juga diundang mulai dari distributor dan agen karena mereka yang paling mengetahui permasalahan pupuk bersubsidi mulai dari ketersediaan stok hingga masalah harga di lapangan.

“Justru itu yang paling penting karena keresahan masyarakat hari ini berasal dari distributor dan agen penjualan pupuk yang tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi makanya wajib hukumnya mereka hadir untuk kemudian memberikan keterangan terhadap masyarakat dan saudara-saudara kita mahasiswa termasuk kepada kami DPRD,” ucapnya

“Mereka harus memberikan keterangan kepada kami seperti apa sehingga mereka menjual diatas dari harga eceran tertinggi yang seharusnya,” katanya

Bukan hanya itu menurutnya, ketika pihak distributor maupun agen ketika mereka tidak hadir pada RDP maka pihaknya bersama Pengurus Cabang HMI Kolaka Utara dan para petani datangi tempat pendistribusian pupuk bersubsidi.

” adi setelah pihak sekretariat DPRD mengundang dengan hormat kepada mereka untuk datang RDP menyampaikan keterangannya lalu kemudian mereka tidak hadir, maka kami dari DPRD khususnya komisi II bersama dengan masyarakat dan adik-adik mahasiswa pengiat yang sebagai penyambung aspirasi masyarakat ini akan turun bersama langsung di gudang, memeriksa seperti apa alasannya mereka sehingga mereka menjual di atas daripada harga eceran tertinggi seharusnya.” tutupnya

Laporan: Ahmar

Related Posts

Jangan Ketinggalan Berita Lainnya

Comment